Heboh, Pemilik Penginapan di Banyuasin Dapati Mayat Bersimbah Darah Dalam Kamar

30.515 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Malang nian nasib Mirna (36), perempuan muda ini tergeletak tidak bernyawa dengan bersimbah darah, di kamar penginapan siang malam, kecamatan Betung kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Korban pertama kali ditemukan oleh Safril (52) pemilik penginapan Hotel, dalam keadaan tertelungkup tanpa pakaian daengan bebrapa luka tusukan. Pada Minggu, 16/04/17.

Peristiwa penemuan mayat itu bermula dari kecurigaan. Karna waktu perpanjangan menginap telah usai Namun tamu hotel tidak kunjung  melapor. Dan saat dilihat kamar dalam keadaan terkunci dari luar. Karna penasaran, pemilik hotel langsung membuka gembok. Pada saat terbuka didapati ada perempuan tergeletak tidak bernyawa. Karnanya, pihak hotel langsung melapor ke Polsek Setempat.

Advertisement

Kapolres Banyuasin, AKBP. Andri sudarmadi, Sik. MH didampingi, Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP. Dwi satya aryan, Sik. Kepada Buanaindonesia membenarkan ada penemuan mayat di sebuah kamar penginapan tersebut.

Dikatakan, pihaknya sudah melakukan oleh tempat kejadian perkara di penginapan. Dari tempat kejadian Polisi mendapati indentitas korban

“Berdasarkan LP/B-17/IV/2017/Sumsel/BA/ Sek BTG tanggal 16 April 2017, sebagaimana dimaksud pasal 338 KUHP, telah ditemukan mayat perempuan oleh Safril (52) pemilik penginapan Hotel siang malam, menindaklanjuti laporan  tersebut gabungan Anggota SPKT reskrim dan unit identifikasi Polres serta polsek Betung mendatangi TKP dan langsung melakukan TPTKP dilanjutkan dengan Olah TKP. “Ucap Kapolres Banyuasin, AKBP. Andri sudarmadi, Sik. MH didampingi, Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP. Dwi satya aryan, Sik. Kepada BUANAINSUMSEL.COM, Minggu, 16/04/17.

Dikatakanya, petugas berhasil mendapatkan identitas jasad wanita tersebut saat olah TKP. “Dari hsil olah TKP diketahui identitas korban dengan alat Mambis sebagai berikut,  Mirna (30) merupakan warga JL perindustrian II KP. Sukadamai, Nik : 1671075103810007. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup tanpa pakaian dan diduga terdapat bebrapa luka tusukan sebanyak tiga kali di bagian perut,  3 lubang tusukan, di punggung bagian belakang 7 lubang tusukan, luka sayatan di lengan sebelah kiri” ujarnya.

Masih dikatakan Kapolres, Keterangan saksi penjaga penginapan bahwa pada hari Jumat tanggal 14 April 2017 sekira pukul 15.00 Wib datang seorang diduga pelaku laki-laki dengan ciri-ciri sebagai berikut.

“Diduga ada seorang pelanggan penginapan  berbadan kurus, rambut pendek, kulit hitam, tinggi sekitar 160 cm, bermuka oval, menggunakan pakaian kaos warna merah, jeans warna biru, memakai topi warna biru tua, pelaku memesan satu kamar no 23, sekitar 20 menit kemudian pelaku keluar kamar menuju ruang makan penginapan, setelah makan yang bersangkutan kembali ke dalam kamar.”imbuhnya.

Masih dijelaskannya, Dari keterangan saksi, pelaku sempat memperpanjang waktu sewa kamar untuk beberapa hari,

“Kemudian pada hari sabtu tanggal 15 April 2017, sekira pukul 12.00 wib diduga pelaku menemui saksi dan menyampaikan akan memperpanjang sewa kamar dan setelah itu pelaku langsung meninggalkan penginapan. namun karena pelaku tidak kunjung kembali, saksi curiga dan mengecek kamar no 23 yang sudah terkunci gembok dari luar, kemudian saksi membuka gembok dengan kunci cadangan dan mendapati ada korban mayat perempuan tertelungkup dilantai.”ulasnya.

Ditegaskan Kapolres, selain mendapatkan identitas pelaku, dan keterangan saksi, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti sebagai dasar untuk pengejaran pelaku.

“Dari hasil olah TKP kita berhasil mengamankan, Seperangkat pakaian korban yaitu baju bermotif kotak-kotak, BH, Celana dalam, Celana jeans biru, Sepatu putih slip on milik korban, Sample darah, Sisa puntung rokok magnum filter krg lebih 15 batang, Pipet Sabu 2 buah, Bong 1 buah,  Celana pendek laki-laki warna abu-abu, Charger hp warna hitam, Rambut kemaluan Sobekan Surat ket Lapas Sekayu, Sprei, serta Sidik jari korban” tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?