Hewan Kaki Empat Masih Berkeliaran, Ini Upaya Pol PP Banyuasin

1.156 dibaca
Hewan Kaki Empat Masih Berkeliaran, Ini Upaya Pol PP Banyuasin
H. Supadi. SH. M. Si. Kabid Tribumtram Pol PP Banyuasin

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Kasat Pol PP Banyuasin Drs. H. Indra hadi, M. Si. Melalui Kabid Tribumtram, H. Supadi.S.Pd.M.Si Menegaskan pihaknya akan segera melakukan kegiatan yang sifatnya bisa membuat pemilik hewan ternak bisa paham akan perda yang telah di buat oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Ini sebagai langkah Masih banyaknya hewan kaki empat berkeliaran di Jalan Dalam wilayah Kabupaten Banyuasin, membuat arus lalin menjadi terganggu.

 

Advertisement

“Kami sudah sering melakukan kegiatan menangkap hewan kaki empat seperti Kambing, dan Sapi, namun hal tersebut terus terulang, tetapi setelah kita telusuri ini bukan orang yang sama, tetapi orang baru, kalau pemilik hewan yang hewannya sudah kita tangkap mereka sudah mengerti sehingga tidak lagi meliarkan hewannya, nah ini orang yang baru lagi,” Ucap. Drs. H. Indra hadi. M. Si. Rabu, 11/11/20. Ketika di jumpai dikantornya.

Supadi menambahkan, sebelum kegiatan penertiban pihak pemerintah sudah melakukan Sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat bisa mengerti akan perda no 10 tahun 2014 tersebut.

“Kita nanti akan sosialisasi untuk Perda hewan kaki empat ini, sosialisasi harus rutin kita gelar agar masyarakat bisa paham dengan perda yang sudah di buat oleh Pemerintah, kemudian disahkan oleh DPRD Kabupaten Banyuasin, ” Ujarnya.

Dirinya meminta kepada semua elemen untuk dapat bekerjasama dalam melaksanakan perda yang hewan kaki empat tersebut.

“Saya harap pihak Kecamatan dan desa terus , dapat bekerjasama dengan kita untuk menertibkan hewan kaki empat tersebut, seperti sosialisasi ke masyarakat, dan ketika hendak razia Kasi Trantib Kecamatan hendaklah berkoordinasi dengan kami, sebab di Kecamatan ada kasi trantib, dan mereka juga ada anggota, bila kekurangan pasukan silahkan koordinasi dengan kami, kami siap menurunkan anggota membantu, Jangan langsung Kabupaten hyang bergerak, namun di mulai dari tingkat Lurah, Kades, Camat dan Trantib Kecamatan, barulah ke kami dari Kabupaten,” Tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?