
BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Banyuasin dr Sri Fitriyanti Askolani bersama rombongan berkunjung ke pusat oleh-oleh, dan kuliner di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung. Kamis (18/07/19)
Kedatangan istri Bupati Banyuasin H Askolani SH MH bersama rombongan untuk melihat kesedian oleh-oleh, dipusat oleh-oleh yang letaknya strategis sebab dilewati oleh banyak kendaraan baik dari Kota Palembang menuju Provinsi Jambi, Pekan Baru dan kabupaten kota lainnya.
dr Sri, mengatakan pusat oleh-oleh itu perlu dikembangkan. baik melalui sosialisasi publikasi maupun penataan wajah pintu masuk, “gerbang oleh-oleh harus ditata dengan bagus. Sehingga pengunjung tertarik untuk melihat pusat oleh-oleh disini, Paling tidak, pengendara yang beristirahat di lokasi pusat oleh-oleh ini.” Katanya.
menurunya, untuk merubah wajah pusat oleh-oleh lebih jreng, dan menarik perlu dukungan pemerintah kabupaten. “Banyak yang perlu dibenahi, temasuk fasilitas pendukung lainya. Untuk oleh-oleh khas Banyuasin sendiri perlu ditingkatkan dan ditambah, agar semarak pengunjung untuk hadir di pusat oleh-oleh bertambah”. Harapnya.
Masih kata Ketua TP PKK Banyuasin ini, kerajinan songket. Asli tenunan masyarakat Banyuasin. Beragam motif jenis yang menunjukan hasil pertanian seperti, songket bermotif batang sawit, motif udang, dan banyak motif lainnya. Selain songket, kerajinan dari tangan-tangan halus, lembut asal Banyuasin, juga ada jenis lainnya seperti tas, topi, bungkus tisu, sandal, dompet, topi pot bunga, kembang, masih banyak lainnya.”Untuk kuliner, ada pempek udang, klempang, kerupuk, dan banyak lagi lainnya yang menjadi hak paten asli asal Banyuasin,” ucap Sri sembari menambahkan bahwa Banyak makanan khas Banyuasin yang terbuat dari bahan udang, namun belum banyak terexpos oleh media.







