Idap Gangguan Jiwa, Holdin Ditemukan Gantung Diri

14.647 dibaca
Idap Gangguan Jiwa, Holdin Ditemukan Gantung Diri
Holdin Ditemukan Gantung Diri di rumahnya kamis (21/07/16)

MUARA ENIM, Buanaindonesia.com – Holdin (50), warga Kampung 1 Desa Paduraksa Kecamatan Tanjung Agung Muara Enim harus tewas dengan cara yang mengenaskan. Dirinya ditemukan telah tewas tergantung dengan seutas tali nilon yang diikatkan ke kasau atau kayu tepat ditengah rumahnya.

Jasad korban yang diketahui mengidap gangguan jiwa ini pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga setempat Bahruni (53) sekitar pukul 15.30 Wib, Rabu (20/07/2016).

Advertisement

Saat dirinya melintasi rumah korban, Bahruni mencium bau tak sedap dan banyak lalat. Lalu, dirinya memberitahu warga lainnya untuk mengecek dan memastikan bau busuk yang berada di rumah korban.

Betapa terkejutnya mereka, setelah melihat dari atap genteng, kondisi korban telah membusuk dengan posisi tergantung dengan seutas tali nilon yang diikatkan ke kasau atau kayu tepat ditengah rumah korban.

Melihat kejadian tersebut, Bahruni bersama warga lainnya langsung melapor kepada Kepala Desa (Kades) Paduraksa. Lalu, Kades langsung melapor ke Polsek Tanjung Agung.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan SIK MSi didampingi Kabag Ops Kompol Zulkarnain dan Kasubag Humas AKP Arsyad melalui Kapolsek Tanjung Agung didampingi Kanit Reskrim Polsek Tanjung Agung Iptu Enjang Rusmana, Kamis (21/07/2016) membenarkan kejadian tersebut.

“Diperkirakan korban gantung diri pada Minggu (17/07/2016) lalu, karena menurut saksi sekitar pukul 09.00 Wib, masih melihat korban berbelanja di warung. Korban tinggal sendiri di rumahnya, karena sejak Kamis (14/07/2016), istri dan anaknya pergi upahan ke Semende,” terangnya.

Enjang menambahkan, berdasarkan keterangan Kades Paduraksa bahwa korban mengidap gangguan jiwa dan pernah di bawa ke Rumah Sakit Jiwa di Palembang untuk berobat. Dan pada 2014 lalu, korban pernah mencoba gantung diri, namun gagal karena diketahui istri dan tetangganya.

“Kita telah melakukan olah TKP dan telah membawa jasad korban ke Puskesmas Tanjung Agung dilakukan VER,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?