PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Wakil Presiden Jusuf Kalla, memberikan 167 penghargaan lingkungan hidup dalam rangka memperingati lingkungan hidup sedunia yang di selenggarakan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Jumat 22 Juli 2016.
Dari 167 penghargaan salah satunya diberikan untuk Kota Palembang anugerah Adipura Kirana dalam kategori kota metropolis, yang hanya diberikan kelima kota metropolis se-Indonesia.
Penghargaan diberikan langsung ke H. Harnojoyo, oleh orang nomor dua di Ripublik Indonesia, yang didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada masing-masing penerima penghargaan.
“Semoga penghargaan ini memberikan dorongan lebih baik lagi untuk kita semua memperbaiki kehidupan di masa mendatang,” kata Jusuf Kalla, Jumat 22 Juli 2016
Perlu diketahui, Penghargaan Kalpataru kategori perintis lingkungan diberikan kepada Mbah Sadiman asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah dan DR Gamal Albinsaid asal Malang, Jawa Timur.
Selanjutnya, kategori pengabdi lingkungan diterima Yohanes Wambrauw asal Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Jasman asal Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, dan Neneng Anengsih asal Kabupaten Buleleng, Bali.
Katergori penyelamat lingkungan, Kelompok Tani Wonga Mengi asal Kabupaten Ende Provinsi NTT, Yohasap Paririe asal Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papu, Yayasan Alam Sehat Lestari asal Kabupaten Kayong Utara, Kalbar.
Adapun kategori pembina lingkungan kepada Mohammad Shokib Garno Sunarno Kabupaten Kudus, Jateng dan TGH Hasanain Juaini LC asal Lombok Barat, Provinsi NTB.
Dalam peringatan HLH yang mengusung tema “selamatkan tumbuhan dan satwa liar untuk kehidupan, go wild for life” itu, Wapres turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan tugu peringatan penyerahan kesultanan Siak kepada pemerintah Republik Indonesia serta menandatangani prasasti penetapan Taman Nasional Zamrud.
Sementara itu, H. Harnojoyo, Walikota Palembang, mengatakan sangat berterima masih atas penghargaan Adipura Kirana yang ke-10
Menurutnya, penghargaan ini suatu motivasi bagi kita semua agar lebih baik untuk mencintai dan menjaga lingkungan keindahan kota palembang.
Walaupun saat ini palembang dalam proses pembangunan Light Rail Transit (lRT), “Kami tetap mengutamakan kebersihan salah satunya program gotong royong setiap minggu pagi ini suatu visi misi kami untuk mewujudkan palembang Emas2018,”pungkasnya (Ward)








