BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan salah satu penopang perekonomian suatu daerah. Begitu juga di Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Guna memajukan UKM di Kota itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Pagaralam, telah melakukan beberapa upaya, diantaranya memberikan pelatihan kewirausahaan, yakni berupa pelatihan pemasaran, yang telah dilaksanakan di awal tahun 2017. Sedangkan di tahun 2016 juga telah dilakukan pelatihan manajemen akuntansi bagi pelaku UKM.
Kepala Bidang Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Disperindagkop Kota Pagaralam, Khaidir Ramli, SE, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/03/2017) mengatakan, jumlah UKM yang terdaftar di Disperindagkop Kota Pagaralam sebanyak 1.651 (seribu enam ratus limapuluh satu) UKM. Sedangkan jumlah yang sebenarnya sekitar dua ribu lebih UKM, karena adanya penambahan pelaku UKM baru.
“UKM ini terdiri dari bermacam-macam bidang. Antara lain bidang jasa, kerajinan, pengolahan hasil perkebunan,” kata Khaidir.
Di satu sisi, Disperindagkop Kota Pagaralam juga mengalami kendala dalam pembinaan UKM. Diantaranya adalah masalah bantuan modal bagi pelaku UKM.
“Rata-rata kendala utama pelaku UKM adalah kurangnya permodalan. Sedangkan anggaran kita terbatas, sehingga kita tidak bisa sembarangan dalam memberikan bantuan permodalan. Kita juga mengarahkan mereka ke KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang merupakan bantuan dari kementerian,” lanjut Khaidir.
Saat ini, Disperindagkop Kota Pagaralam juga sedang mengupayakan produk unggulan UKM, yaitu kopi dengan merek “Kopi Pagaralam” yang merupakan gabungan dari beberapa UKM.
Sementara itu, Dika, salah satu pelaku UKM di bidang kopi dan oleh-oleh, saat dihubungi, mengatakan, dirinya tidak mendapatkan bantuan permodalan dari Pemkot Pagaralam. Dia mendapatkan pinjaman permodalan dari KUR. Tetapi dia sudah beberapa kali diundang untuk ikut pameran UKM oleh Pemkot Pagaralam.
“Kadang-kadang kalau ada undangan dari dinas untuk ikut pameran, maka kita ikut,” kata Dika.
Selain itu, Dika juga berharap agar Pemkot Pagaralam banyak mengadakan acara, sehingga banyak orang akan datang ke Pagaralam. Tentunya akan berimbas pada penjualan produk UKM.








