Ini Pesan Menohok Bupati Banyuasin untuk Para Pejabatnya

204 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Suasana serius namun penuh refleksi tampak menyelimuti ruang rapat jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin saat Bupati Dr. H. Askolani, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Ir. Netta Indian, S.P., dan Sekretaris Daerah Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., mengumpulkan para kepala OPD, kepala bagian, hingga camat se-Banyuasin.

Di tengah tantangan keuangan daerah yang tidak sedang baik-baik saja, ada sebuah pesan kuat yang ingin ditekankan: keterbatasan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan ujian kreativitas.

Advertisement

​Bupati Askolani dengan tegas meminta seluruh perangkat daerah agar tidak menjadikan jurang anggaran sebagai kambing hitam untuk menurunkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, kondisi sulit ini harusnya bisa dibalik menjadi momentum untuk mendobrak kreativitas dan memutar otak mencari solusi nyata di lapangan. Suaranya terdengar lugas saat menegaskan bahwa mengeluh sama sekali bukan solusi, dan setiap jajaran pemerintah harus bisa memutar balik keluhan menjadi jalan keluar.

Arahan ini langsung dikunci dengan instruksi agar setiap program dan kegiatan—baik fisik maupun keuangan—dieksekusi sesuai target dan dibarengi administrasi yang bersih, tanpa melupakan semangat inovasi dalam memanfaatkan sumber daya yang ada.

​Fokus pelayanan dasar seperti kesehatan, administrasi kependudukan, perizinan, air bersih, hingga infrastruktur dan pertanian, diminta untuk terus digenjot agar kehadiran pemerintah tetap dirasakan warga meskipun pembangunan fisik sedang terbatas. Nada serupa juga disuarakan oleh Wakil Bupati Netta Indian yang menyoroti perputaran waktu yang sudah menginjak bulan Agustus 2026. Wabup Netta mengingatkan agar para OPD tidak punya kebiasaan buruk menumpuk pekerjaan di ujung tahun, seraya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi persoalan pelik seperti pengendalian inflasi, penanganan kemacetan, hingga sertifikasi aset daerah.

Menutup rangkaian arahan tersebut, para camat didorong untuk lebih rajin turun langsung ke bawah menyapa warga, memastikan bantuan tepat sasaran, dan membawa pulang solusi nyata bagi masyarakat Banyuasin.

Bagaimana Menurut Anda?