Kantor Desa Dilalap Sijago Merah, Kepala BPMD Banyuasin Desak Kades Cari Kantor Darurat

10.804 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Diduga terjadi arus pendek, kantor Kepala Desa Buana Murti Kecamatan Pulau Rimau kabupaten Banyuasin hangus dilalap si jago merah. Akibatnya, kantor desa tempat berkativitasnya para perangkat Desa tidak berbentuk lagi, begitupun dengan berkas-berkas dokumen desa yang ada, habis terbakar.

Saat kejadian sang kepala Desa sedang tidak berada di Desa. “menurut keterangan warga semua ludes terbakar tanpa tersisa. Waktu kejadian saya sedang berada di luar kota, berhubung kantor tersebut berada jauh dari pemukiman warga. jadi, satupun barang tidak dapat di selamatkan dari kobaran api tersebut,” ungkap Kepala Desa Buana Murti Nuroma. saat di konfirmasi wartawan Selasa (08/01/19).

Advertisement

Lanjut dia, kalau ditaksirkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah, mulai dari biaya pembangunan, peralatan kantor seperti komputer, laptop, kursi dan meja serta arsip-arsip desa semua hangus terbakar. ” Warga tau kebakaran setelah api membumbung tinggi, sudah coba di padamkan namun tetap saja tidak terselamatkan. Meskipun tidak menelan korban jiwa, namun kerugian cukup tinggi,” terangnya.

Ditanya apakah selama ini kantor
tersebut di tempati, Nuroma mengatakan kantor tersebut jarang ditempati, hanya dihinakan bila ada rapat desa atau rapat lainya.” Ada penjaga kantor yang ikut menempel listrik di kantor kita, setiap hari beliaulah yang membersihkan dan merawat kantor tersebut, nah kebakaran ini diduga konsleting listrik. Kemarin salah satu perumahan listrik di kantor itu pernah meledak, berhubung siang hari jadi cepat Ketahuan, namun kali ini kejadiannya pukul 02:00 wib dini hari warga lagi enak-enaknya terlelap sehingga api sudah hampir separuh melalap kantor barulah ketahuan kalau kantor terbakar,”. cetusnya

Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa , Ronni utama. Mengaku prihatin atas musibah yang menimpa Desa Buana mukti, Kecamatan Pulau rimua, Kabupaten Banyuasin. “Kita ikut prihatin atas terjadinya musibah ini, dan saya menghimbau kepada seluruh kades , perangkat serta masyarakat pada umumnya, untuk lebih waspada terutama masalah pemasangan instalasi listrik, harus standard yang telah ditetapkan PLN. agar, kejadian kebakaran serupa tidak terulang lagi”. ucapnya.

Ditambahkannya, pihaknya masih menunggu laporan tertulis dari pihak Desa. “Kita tunggu lap tertulis dari kades melalui camat ttg kronologis kejadian dan aset2 yg terbakar, Untuk pelayanan masyarakat kita akan dorong kades untuk mencari tempat sementara yang dijadikan kantor agar pelayanan tidak terganggu”. tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?