BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Demi terciptanya dan lahir atlit profesional di Bumi Sedulang Setudung, khusunya atlit silat yang nantinya akan berlaga di event-event bergengsi. Ketua umum IPSI Banyuasin, H. Indra hadi menghimbau kepada semua perguruan pencak silat yang ada di Banyuasin untuk menjaga kekompakan serta saling menghargai antar perguruan, hal tersebut dituturkan oleh Effendi Massang, Ketua harian IPSI Banyuasin mewakili Ketua Umum IPSI Banyuasin, agar IPSI Banyuasin dapat lebih maju dengan menyabet prestasi-prestasi kedepannya.
“Saya mewakili Ketua Umum IPSI Banyuasin, menghimbau kepada semua perguruan tanpa terkecuali untuk saling hargai, saling hormati dengan tidak masuk ke sekolah yang sudah ada perguruannya, sebab kita khawatirkan akan terjadi perpecahan diantara kita sendiri, antar perguruan”Ucap, H. Indra hadi, Msi. Diwakili oleh Ketua hariannya. Effendi. Massang, Kamis. 17/01/19.
Dirinya menambahkan, setiap perguruan agar mencari sekolah-sekolah yang belum ada perguruannya, hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan atlit silat di Banyuasin
“Yang belum ada sekolah, cari saja sekolah yang belum ada ekskulnya, jangan latihan disekolah yang sudah ada perguruannya, kalau begitu sulit berkembang atlit kita karena sekolah yang di masuki hanya itu-itu saja, ayo nyebar saja ke sekolah lain, agar pendekar silat lebih banyak di Banyuasin, namun ingat cari sekolah yang belum ada perguruannya, kecuali ada karate, taekwondo, yang tidak sealiran tidak masalah”. ujarnya.
Efendi menambahkan, Perguruan yang belum setahun di harapkan untuk memaklumi bila tidak diikutsertakan dalam Bupati Cup 3. “Mohon dimengerti untuk saudara-saudara pengurus perguruan yang baru mendaftr satu minggu, dan mendaftar nama untuk tidak kecewa bila tidak diikutsertakan dalam Bupati Cup 3 nanti, sebab kita mengacu pada aturan IPSI Nasional, silahkan serahkan berkas perguruan kalian, seperti Ad/Art. Logo perguruan dan lain sebagainya, agar kami bisa memverifikasi keberadaan perguruan yang bersangkutan”. tukasnya.








