Khawatir Bekas Galian Abrasi, Kontraktor Pipa Pertagas Didesak Perbaikan

4.755 dibaca
Camat Banyuasin III Dra, Yuni Khairini, Msi
Camat Banyuasin III Dra, Yuni Khairini, Msi

BUANAINDONESIA.CO.ID,BANYUASIN -Camat Banyuasin III, Dra Yuni khairani, Msi. Menanggapi keluhan warganya terkait bekas galian pipa pertagas di sepanjang jalan lintas Palembang- Jambi. Khususnya di kecamatan Banyuasin III.

Dikatakannya, pihaknya sudah melakukan usulan kepada PT Rekindo selaku kontraktor dari proyek pipa pertagas di Banyuasin, untuk memperbaiki Fasilitas umum dan tempat usaha warga, dengan cepat. mengingat, dampak buruk yang akan dirasakan oleh masyarakat. “Kondisi itu memang harus secepatnya diperbaiki karena jika hujan turun dikhawatirkan seluruh tanah di atas gorong-gorong itu akan jatuh dan menutupi saluran air dan mengakibatkan banjir. Secara lisan kita sudah mengusulkan kepada PT Rekindo selaku kontraktor pertagas, tapi mereka minta secara tertulis (rincian)”. ucap, Camat Banyuasin III, Dra. Yuni khairani, Msi. Saat dibincangi, Kamis. 20/09/18.

Dikatakannya lagi, bahwa pihaknya sudah membuat draft fasum yang rusak untuk diberikan kepada PT. Yang menjadi kontraktor proyek pertagas tersebut, “Sekarang Lurah Pangkalan balai sedang menyiapkan daftar usulan rinci mengenai Fasilitas umum ( fasum ) yg harus dikembalikan seperti sediakala”. tandasnya .

Sementara, Lurah Pangkalan balai, Abdullah sani, ketika dibincangi saat meninjau kondisi gorong-gorong yang buntu akibat bekas galian pipa pertagas tersebut , mengaku pihaknya sudah mendesak pihak PT yang menjadi kontraktor pengerjaan pipa pertagas untuk segera mengembalikan fasilitas warga kesediakala. “Ya, kita dari pihak kelurahan setelah mendapatkan laporan dari warga dan melihat langsung gorong-gorong meminta kepada pihak yang bertanggungjawab untuk segera memperbaiki Fasilitas umum yang berdampak pada warga”. ucapnya.

(Baca: Bekas Galian Pipa Pertagas ini Dikeluhkan Warga)

Ditegaskannya, pihaknya telah menghubungi pihak pertagas untuk segera memperbaiki kerusakan gorong-gorong yang dampaknya ke warga. “Kita sudah menghubungi pihak pertagas, agar secepatnya Fasilitas umum dan tempat usaha warga dikembalikan ke sediakala, sebab akan berdampak pada kehidupan masyarakat, seperti pipa PDAM warga yang pecah, gorong-gorong yang buntu menyebabkan banjir bila hujan turun” tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?