Lurah Seterio Khawatir Ada Aksi Massa, Terkait Jalan Soak Taman

25.398 dibaca
Lurah Seterio ketika dibincangi awak media

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Terkait aksi protes warga saat rapat di ruang Kantor Lurah Seterio, Kamis. 11/5/23. Kemarin. terkait Jalan usaha tani yang mereka pergunakan selama ini di rubah tanpa ada perbaikan dari Perusahaan.

Lurah, Seterio Rusdi. SH. Angkat bicara dan menjelaskan bahwa pihaknya mendukung tuntutan warga tersebut, sebab menurutnya jalan tersebut memang sudah ada di zaman para leluhur warga Seterio itu sendiri.

Advertisement

“Saya mendukung, sebab apa yang dituntut oleh masyarakat memang benar, jalan ini merupakan aset Desa, kami sudah dua kali membuat proposal agar jalan warga ini dibuatkan Fly over sehingga masyarakat bisa melintasi Jalan tol ini menuju ke perkebunan,”Kata Rusdi, Jumat, 12/5/23. Ketika dibincangi.

Dirinya mengkhawatirkan akan terjadi aksi massa yang lebih besar bila tuntutan warga tidak diakomodir.

“Kami sudah rapat beberapa kali, membuat proposal, kami mohon agar tuntutan warga ini di akomodir, sebab jalan ini tidak di jual oleh warga, dan saya khawatir akan terjadi aksi masa terkait tuntutan ini,”Ujarnya.

Dirinya mengatakan, bahwa izin terkait pemutusan jalan warga menuju ke lahan perkebunan tidak ada ke Pihak Kelurahan Seterio.

“Kalau izin setahu saya tidak ada, yang kami tahu ketika di kerjakan jalan ini tidak hilang, justru menjadi over pass, tapi faktanya seperti ini tidak ada over pass ataupun lain sebagainya, “katanya.

Terpisah, Randy Humas Waskita Sriwijaya Tol (WST) ketika dibincangi mengatakan. Pihaknya akan menyampaikan ke management Perusahaan terkait tuntutan warga.

“Untuk saat ini kami akan mengajukan desain jalan pengganti , kalau tidak ada kesepakatan dan meragukan desain , kita kembalikan lagi ke warga maunya seperti apa,”Ucapnya.

Dirinya menanggapi terkait izin pengerjaan jalan usaha tani yang diduga tanpa koordinasi dengan para petani, dirinya berdalih bahwa Management mereka telah berganti.

“Kami berganti management, akibatnya saya tidak tahu terkait koordinasi perubahan jalan usaha tani ini, untuk waktu tuntutan warga hari ini saya belum bisa memastikan kapan, kita menunggu pihak desain,”tukasnya.

 

 

Bagaimana Menurut Anda?