Naas. Dana Desa Sukaraja Raib Digondol Maling

4.318 dibaca
Roni utama Kepala Dinas PMD Banyuasin
Roni utama Kepala Dinas PMD Banyuasin

BUANAINDONESIA. CO.ID,  BANYUASIN – Nasib sial dialami Kepala Desa Sukaraja I kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Solimin Mahrus (48) dan sopirnya Anton (33). Keduanya menjadi korban pencurian dengan pemberatan (Curat). di jalan Ki. H Sulaiman Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Senin (02/12/19)

Akibatnya, uang Dana Desa sebesar Rp28 juta yang baru dicairkan di Bank Sumsel Babel cabang Pangkalan Balai raibraib digondol pencuri.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pencurian uang dana desa itu bermula, saat kedua korban baru saja mencairkan uang dana desa di Bank Sumsel Babel Pangkalan Balai, menu tempatnya. Namun mampir sebentar di Warung Bakso Sidodadi jalan Ki. H Sulaiman Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, sekedar buang air kecil (kencing).

“Setelah kembali ke mobil, laci yang didalamnya berisi uang senilai Rp28 juta raib digondol Maling.” Katanya. .

Dari pantauan di lapangan, Petugas kepolisian dari Polres Banyuasin melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut.

Terpisah, Camat Suak tapeh Sashadiman ralibi, S. Ag. M. Si, ketika dihubungi mengaku terkejut atas kejadian yang menimpa Desa Sukaraja tersebut. “Untuk Dana Desa 2020 Kepala Desa harus berhati-hati , karena ketika menggambil uang melibatkan perangkat desa, tapi kalau Kades perlu pengawalan polisi silahkan,” pesannya.

Senada dikatakan, Camat Banyuasin III Dra. Yuni Khairani, M. Si. Memang riskan ketika membawa uang dalam jumlah yang banyak, apalagi sendirian dan berhenti di tempat tertentu.

“Seringkali modus operandi perampasan/perampokan uang karena yang bersangkutan baru saja mengambil uang di Bank lalu berhenti di rumah makan, atau tempat lain kemudian jadi incaran pelaku.” Ucapnya.

Dirinya menambahkan, perlu tidaknya Pengawalan dari Kepolisian kembali pada Kepala Desa itu sendiri, mau apa tidak. “Soal perlu atau tidak melibatkan kepolisian, tergantung kepada yang bersangkutan (Kepala Desa)”. Ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Banyuasin, Roni utama mengatakan bahwa pihaknya sudah menyarankan kepada setiap Kepala Desa untuk menggunakan cek dalam pencairan Dana Desa. “Sebenarnya untuk pembayaran jumlah besar kita sudah sarankan untuk menggunakan cek karena rekening Desa adalah rekening giro jadi transaksi bisa menggunakan cek, sehingga hal-hal seperti pecah kaca, ban kempes dan kejadian yang menimpa Kepala Desa Sukaraja Kecamatan Suak tapeh ini bisa diminimalisir”. Ucapnya.

Dirinya mengingatkan Kepala Desa yang hendak mencairkan Dana Desa agar waspada pada modus yang dilakukan oleh pelaku kejahatan. “Dan kita harus waspada apabila mengambil uang di Bank tiba-tiba ban kendaraan bocor karena ini merupakan cara atau modus dari pencurian,”ujarnya.

Bagaimana Menurut Anda?