BUANASUMSEL.COM, BANYUASIN, – Pertandingan bola volley antar Desa yang diadakan oleh Desa Tanjung Kepayang , Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin Sumsel, mendapat keluhan dari peserta pertandingan yang mengikuti perlombaan, pasalnya. Panitia pelaksana pertandingan bola volley tersebut dinilai tidak profesional, sebab jadwal final yang diberitahukan pada hari Minggu, 26/02/17. Diundur secara sepihak oleh panitia, akibatnya Tim Volley yang sudah bersiap-siap untuk menjalani final terpaksa membatalkan persiapan yang sudah di rencanakan.
“Tidak profesional sekali panitia volley Desa Tanjung Kepayang ini, mereka memberitahukan Final hari Minggu, 26/02/17, nyatanya mereka undur seenaknya saja, tanpa memikirkan kami yang akan bertanding, dengan alasan yang tidak masuk akal, bahwa yang mengadakan turnamen tersebut anak-anak mahasiswa yang sedang Kuliah Kerja Nyata”Ucap salah satu pemain, kepada BUANAINSUMSEL.COM, Minggu. 26/02/17.
Dikatakannya, tenaga dan perlengkapan untuk melakoni final sudah mereka persiapkan, namun mendapat kabar dari pihak panitia tersebut, maka rombngannya menjadi hilang semangat untuk bermain.
“Dari awalnya kami semangat Sebab mainnya hari Minggu, hari libur dengan kabar tersebut semangat kami jadi lesu cuma karena gara-gara panitia Desa Tanjung kepayang tidak Profesional, menngundurka final seenak hatinya saja
Kami sudah siap-siap semua sudah mau berangkat ehh tiba-tiba datang sms dari pihak sana bahwa final diundur hari senin. “Keluhnya.
Ditambahkannya, keprofesionalan panitia pelaksana haruslah dijaga didalam setiap pertandingan agar tercipta turnamen yang bernilai tinggi meskipun antar kampung.
” Siapa yang tidak kesal kalau
Alasannya mahasiswa kkn ump mau perpisahannya besok.
Karna yang mengadakan turnamen tersebut para mahasiswa tersebut, dari kabar ini
Mereka kami nilai tida konsekuen namanya, kalau memang hari senin, Cuba beritahukan jauh-jauh hari sebelumnya, kalau begini bisa diduga bahwa ada konspirasi apa, jadwal pertandingan diundur”tukasnya.
Senada dikatakan Am, Penonton setia Bola Volley, menyayangkan dengan pengunduran jadwal final tersebut.
“Kami sebagai penonton setia, merasa sangat kecewa dengan pengunduran jadwal yang dilakukan oleh pihak panitia Desa Tanjung kepayang, sebab hal tersebut bisa merubah mood dari semangat para pemain, dan para pemain juga kemungkinan belum tentu bisa sebab hari senin merupakan hari sibuk, sedangkan yang masuk final tersebut saya lihat masih remaja semua.”ucapnya.
Dirinya berharap kedepan disetiap pertandingan agar panitia lebih profesional, agar Banyuasin mampu menelurkan atlit-atlit yang berbakat.
“Kalau Banyuasin ingin bersaing dikancah nasional, mari mulai keprofesional dari tingkat bawah, tingkat antar kampung, kalau dari kampung sudah profesional, saya yakin Banyuasin akan mampu bersaing dengan daerah lain”tukasnya.







