BUANAINDO.CO.ID, SUANAINSUMSEL. CO. ID, BANYUASIN, -Jama’ah Masjid Al-Jumhuriyah Pangkalan balai, Kecamatan Banyuasin III di gemparkan oleh penemuan pengendara mobil dengan nomor polisi (Nopol) BG 1436 NS yang terparkir didepan pintu masuk Masjid telah meninggal dunia dengan posisi tubuh tersandar dikursi sopir, dari informasi juru parkir masjid Jumhuriyah bernama Sani , bahwa mobil tersebut masuk ke areal masjid sekiranya pukul 09:15 Wib, kemudian menjelang sholat isya’ Sani menaruh curiga terhadap mobil yang terparkir namun pemiliknya tidak keluar kalau hendak melaksanakan sholat, lalu diperiksanya isi mobil tersebut dengan senter yang dia punya, tak ayal seorang sopir yang diketahui bernama M. Yusuf DRS Warga Asal Muara telang, Kabupaten Banyuasin telah lemah tidak berdaya dengan kedua tangan sudah membiru, setelah sholat isya’ usai Sani memberitahukan penemuannya kepada pihak pengurus masjid dan kemudian Drs, Syaharuddin yang merupakan anggota DPRD Banyuasin saat itu usai melaksanakan sholat langsung menelpon pihak Polsek Pangkalan balai untuk dilakukan pemeriksaan terhadap mobil dan pemiliknya. Kemudian Polsek Pangkalan balai yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangkalan balai, IPTU. M. Bayu, A. Sik, didampingi Kanitreskrim Polsek Pangkalan balai, AKP. Doni. Ok, beserta anggota langsung melakukan olah TKP bersama tim identifikasi Polres Banyuasin dan Almarhum dibawa ke RSUD Banyuasin guna dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.
“Ceritanya pagi tadi mobil ini masuk kemudian parkir didepan, saya kira orang mau sholat, setelah berapa lama hingga menjelang waktu isya’ ini mobil masih terparkir dan tidak ada tanda-tanda kalau pemiliknya mau sholat masuk masjid”ucapnya, saat dibincangi, Senin. 30/10/17.
Dirinya mengatakan sudah menaruh curiga terhadap mobil tersebut menjelang siang hari saat waktu zuhur.
“Saya sebenarnya sudah curiga terhadap mobil tersebut saat siang harinya, namun masih saya diamkan saja, namun setelah menjelang sholat isya, saya periksa tu mobil, saya seneterin isi dalamnya, dan saya kaget saat melihat sopirnya sudah berposisi tersandar seperti tidak bernapas lagi”ujarnya.
Dirinya menambahkan, untuk memastikan pemilik mobil baik-baik saja apa tidak, dirinya memberitahukan kepada pihak masjid.
“Setelah sholat isya, saya beritahukan kepada pihak masjid bahwa ada mayat didalam mobil, dengan gerak cepat Pak Sahar menelpon pihak Kepolisian atas penemuan tersebut untuk diperiksa “tukasnya.
Sementara, Kapolres Banyuasin AKBP. Yuddi Sukma Markus Pinem, Sik. MH. Ketika dibincangi membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan telah ada penemuan didalam mobil.
“Kami dari kepolisian mendapatkan laporan dari pihak Masjid bahwa mereka telah menemukan seseorang meninggal dunia didalam mobil yang saat ini dugaan kita bahwa Almarhum terkena serangan jantung”ucapnya.
Ditambahkannya, kondisi mobil saat itu masih dalam keadaan terkunci rapat sehingga untuk dapat mengevakuasi Alm, harus memecahkan kaca pintunya.
“Pintu mobil terkunci, dan aroma didalam mobil masih terasa aroma AC, serta dibaju dan celana Alm terlihat ada bekas muntahan Alm, untuk mengetahui lebih jelas penyebab kematiannya, Alm kita bawa ke RSUD Banyuasin guna dilakukan autopsi “tukasnya.








