Paskibraka OKU Selatan Bersiap, 33 Putra-Putri Terbaik Segera Tempa Diri Menjadi Pengibar Sang Merah Putih

2.754 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, OKU SELATAN – Hitungan hari menuju peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, puluhan putra-putri terbaik Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan bersiap menjalani proses yang tidak ringan. Sebanyak 33 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) akan memasuki masa pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) sebagai bekal mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara 17 Agustus 2026.

Agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan menggelar rapat persiapan yang dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Joni Rafles, AP., M.Si., di Aula Badan Kesbangpol OKU Selatan, Senin (27/7/2026).

Advertisement

Rapat tersebut dihadiri jajaran Kesbangpol, unsur TNI dan Polri, para pelatih, pembina Paskibraka, tim medis, perangkat daerah, serta seluruh pihak yang akan terlibat selama proses pelatihan berlangsung.

Dalam arahannya, Joni Rafles menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Diklat tidak hanya bergantung pada para peserta, tetapi juga pada kerja sama seluruh unsur pendukung. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci agar setiap tahapan dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai jadwal.

Pemusatan Diklat dijadwalkan berlangsung di Hotel Samudra mulai 31 Juli hingga 18 Agustus 2026. Selama hampir tiga pekan, para calon Paskibraka akan menjalani berbagai pembinaan, mulai dari latihan baris-berbaris, pembentukan karakter, peningkatan disiplin, penanaman jiwa kepemimpinan hingga penguatan rasa cinta tanah air.

Proses tersebut menjadi tahapan penting untuk mempersiapkan mereka menjalankan amanah besar sebagai pengibar dan penurun Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten OKU Selatan.

Selain kesiapan peserta, rapat juga membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan, seperti kesiapan lokasi pelatihan, jadwal kegiatan, akomodasi, konsumsi, pelayanan kesehatan, pengamanan hingga pembagian tugas masing-masing instansi agar seluruh kegiatan berjalan optimal.

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berharap, melalui pemusatan pendidikan dan pelatihan ini akan lahir generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan bagi masyarakat.

Bagaimana Menurut Anda?