BUANAINDONESIA.CO.ID, LUBUK LINGGAU – Saudi alias Didit alias Dedi (44), diringkus satuan reskrim Polres Lubuklingggau yang dipimpin lansung Kanit Pidum, Iptu Hendrawan. Penjual soto itu tertangkap tangan tengah melakukan pekerjaan sambilannya, yaitu mengelar perjudian togel, Senin (4/9) sekitar pukul 16.00 WIB di terminal simpang periuk, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.
Penangkapan tersangka hasil pengembangan yang dilakukan Polisi. Setelah sebelumnya sekitar pukul 15.30 WIB Polisi meringkus Irwansyah alias Iwan (38). Tersangka berprofesi sebagai supir, juga tertangkap tangan sedang melakukan perjudian togel. Tersangka Didit dan Iwan masuk dalam target operasi (TO) balak Musi 2017.
Dari tersangka Didit diamankan barang bukti (BB) satu unit HP dan uang tunai Rp142 ribu. Sedangkan dari tersangka Iwan diamankan BB yakni satu unit HP, uang tunai Rp223 ribu, satu lembar ATM bank BCA, satu lembar ATM bank Mandiri, satu lembar coretan atau contangan nomor togel dan satu lembar slip transfer.
“Untuk togel, Berdasarkan pengakuan Irwansyah alias Iwan judi online yang dilakukannya transaksi langsung ke Singapura dengan mentransfer dana hasil penjual togel tersebut dan hasil pengembangan akhirnya berhasil ditangkap Didit, seorang penjual soto,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Wakapolres, Kompol Andi Kumara didampingi Kasatreskrim, AKP Ali Rojikin.
Berdasarkan pengakuan tersangka judi togel yakni Didit mengaku dirinya menjual togel dapat bagian 10 persen atau Rp110 ribu untuk sekali menjual. Pengakuannya, menjual togel hanya untuk mengisi waktu dan sebagai hiburan.”Dapat bagian 10 persen, jual togel untuk hiburan saja”. akunya.
Sedangkan pengakuan tersangka Irwansyah alias Iwan mengaku mendapat bagian dari menjual togel Rp150 ribu. Dalam satu hari omzet Rp1 juta.”Hasil duit dari jualan untuk dipasang lagi togel. Jadi kalau buka judi togel dua kali yakni siang malam dapat Rp 1 juta.” Tukasnya.







