Penangkar Benih Desa Sako, Banyuasin, Penuhi Kebutuhan Benih Padi

10.477 dibaca

BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Petani padi yang tergabung dalam Kelompok Tani dan Penangkar Benih Mekar Sari yang berada di Desa Sako, kini telah mampu memenuhi kebutuhan benih bagi petani yang ada di wilayah perairan Banyuasin. Meski demikian, kebutuhan benih ini belum mampu terpenuhi seluruhnya, namun paling tidak petani dapat menambah penghasilan dari sawah mereka.

Ketua Gapoktan, M Jana mengatakan jika penangkar benih ini baru dilakukan pada masa pertanaman 2014, itu artinya baru satu tahun terakhir ini. Namun, peminat akan benih yang diprodukai oleh kelompok taninya ini sangat besar. Bahkan, dirinya mengakui jika produksi benih yang dihasilkan tak mampu menutupi permintaan.

“Benih yang kami hasilkan saat ini ada 100 ton benih, yang telah kami siapkan untuk masa pertanaman 2015-2016. Yang menggunakan benih kami kebanyakan dari jalur sana, ada yang dari Muara Sugihan, Muara Padang, Makarti Jaya dan Air Saleh. Memang dengan benih yang ada belum bisa memenuhi permintaan petani, sebab minat dengan benih kami ini banyak, tapi masih terkendala dengan jumlah produksi padi,” ungkapnya.

Advertisement

Untuk itulah, agar kelompok penangkar benih ini dapat memenuhi permintaan benih petani, kini petani mulai menanam padi IP 200, yang telah dimulai penanamannya secara tugal. Diharapkan dengan areal pertanaman yang bisa dimanfaatkan dua kali dalam setahun ini, akan cukup menggembirakan petani di Banyuasin khususnya yang ada di wilayah pasang surut sana.

“Makanya dengan adanya upsus IP 200 ini, jika berhasil tentunya akan sangat membantu kita untuk meningkatkan produksi benih tahun depan. Benih yang kita hasilkan ini jenis ciherang dan cibogoh, yang peminatnya sangat banyak. Mudah-mudahan ciherang yang kita tugal kemarin akan berhasil,” imbuhnya.(muh)

Bagaimana Menurut Anda?