Pendaftar Di DPD II Golkar Banyuasin Berjumlah 6 Orang, Ini Nama-namanya

9.911 dibaca
Ketua DPD II Partai Golkar ketika menyampaikan sambutan

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- DPD II Partai Golongan Karya, Kabupaten Banyuasin, telah resmi ditutup Minggu, lalu. Total jumlah pendaftar di Partai berlambang pohon beringin tersebut ada 6 kandidat diantaranya.

Dua Bacabup dan 4 Bacawabup seperti, H. Askolani, SH. MH, (Bacabup) kemudian H. Slamet Soemosentono, SH. (Bacabup) Sementara Kandidat Bacawabup ada empat orang diantaranya. Hj. Diana Kusmila, SP. (Bacawabup,) Dr. Prof, H. Konar Zuber, SH. MH, (Bacawabup,) H. Ardi Arfani. ST. M. Si. (Bacawabup) Dan Dermawan, SH. M. KN.

Advertisement

Pantauan di lapangan, dua Kader Golkar khususnya Pengurus DPD I Propinsi secara serius mengambil Formulir dan mengembalikan seperti, Hj. Diana Kusmila, SP.  dan Dr. Prof , H. Konar Zuber. SH. MH.

Sedangkan, santer terdengar isu satu nama yaitu Netta Indian diduga kader Golongan Karya yang belum diketahui Pengurus DPD mana, tidak mendaftar serta mengembalikan Formulir Pendaftaran dari DPD II Partai Golongan Karya Kabupaten Banyuasin.

“Kami dari Panitia Pendaftaran kemarin menerima Dua Balon Bupati dan Empat Bacalon Wakil Bupati, dan mereka ini sudah mengembalikan semua, “Kata, Tantowi Ketua Panitia Pendaftaran Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin melalui anggotanya, Syaiful Rosyad ketika di bincangi, Rabu. 8/5/24.

Ditanya, terkait ada satu nama yang diisukan dari pengurus DPD Partai Golkar tersebut, apakah ikut mengambil dan mengembalikan, dirinya menegaskan bahwa nama tersebut tidak pernah mengambil maupun mengembalikan.

“Tidak pernah ke Sekretariat, mengambil Formulir baik secara langsung maupun perwakilan, justru kami dengar yang bersangkutan terlebih dahulu ngambil formulir ke Parpol lain,”Ujarnya.

Dirinya, menegaskan untuk saat ini pihaknya sudah menyetorkan nama-nama pelamar, tinggal saja DPP yang mempertimbangkan dan menganalisa Putra dan Putri terbaik asal Kabupaten Banyuasin yang akan direkomendasikan menjadi Calon Wakil Bupati Banyuasin 2024-2029.

“Sebagai panitia tugas kami sudah usai dan kami bersikap profesional, tinggal kami menunggu keputusan dari DPP untuk menganalisa dan memutuskan siapa yang mereka rekomendasikan sebagai Calon Wakil Bupati Banyuasin itu sendiri,”Tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?