Pengaspalan Jalan Dikala Hujan Warga Lilin Akan Lapor Dewan

5.219 dibaca
Pengaspalan Hot Mix di Jalintim (Jalan lintas timur) Betung-Sungai Lilin- Peninggalan tepatnya  sebelah kiri arah menuju provinsi Jambi, di Desa Suka Maju Kecamatan Babat Supat Km 103, Selasa (7/7/2020)

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Pekerjaan Pengaspalan Hot Mix di Jalintim (Jalan lintas timur) Betung-Sungai Lilin- Peninggalan tepatnya  sebelah kiri arah menuju provinsi Jambi, di Desa Suka Maju Kecamatan Babat Supat Km 103, menuai komentar tidak sedap dari masyarakat. Itu didasari pengerjaanya dilakukan saat permukaan jalannya basah karna  hujan turun.

“Sementara, mengacu syarat – syarat teknis pekerjaan aspal Hotmix dalam Pasal 2 ” TENTANG PEMBATASAN CUACA ” Aspal Hotmix akan dipasang hanya dibawah kondisi ” CUACA KERING ” dan bilamana permukaan pekerjaan jalan dalam Keadaan “KERING” juga.” Kata Ridwan Tokoh Pemuda Sungai Lilin pada media ini Selasa (7/7/2020) sekira Pukul 15.20 wib.

Advertisement

Menurut Ridwan, bila pengerjaan tetap dilakukan saat hujan turun, Itu artinya menyalahi syarat – syarat. Sehingga, hasil dari pada kegiatan tersebut, catat mutu. “Hasil pekerjaannya tidak sempurna atau dapat diklasifikasikan Cacat Mutu. Sangat kita sayangkan , ” ucapnya ,

Ridwan mengakuni, bahwa ia melihat pihak pekerja memang telah melakukan penyemprotan dengan kompresor namun diyakini bahwa permukaan masih tetap basah. “Memanng dilakukan penyemprotan namun, Airnya dipastikan masih ada.” Katanya.

Terjadinya pengaspalan saat permukaann jalan masih basah, sambung Ridwan, pihak  Konsultan Supervisi. Harus bertanggung jawab

“Pertanyaaanya,, kenapa itu bisa terjadi. Apa tidak ada pelarangan dari pengawas (Konsultan Supervisi ) ??? Atau, saat pelaksanaan pekerjaan dilokasi proyek tidak ada seorangpun pengawas lapangan, kalau ini terjadi, sama halnya pihak UPT Sum-Sel tutup mata dalam menghamparkan aspal hotmix itu”. Timpalnya.

Fidwan Berharap dinas terkait meninjau ulang dan sekaligus mencopot jabatan pimpinan UPT Sumsel itu. “Jangan mentang – mentang masyarakat Banyuasin dan Musi Banyuasin yang akan menikmatinya,” tandasnya

Ridwan mengaku akan menyampaikan ke komisi terkait di DPR Tingkat I Provinsi Sumatera Selatan, “Yang jelas praktek seperti itu sudah menyalahi persyaratan, karna itu kita sampaikan ke komisi terkait di DPR Tingkat I Provinsi Sumatera Selatan.” Tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?