Pengerjaan Proyek Bahu Jalan Di Banyuasin Diduga Tidak Memperhatikan Keselamatan Pengguna Jalan Sehari 4 Kali Terjadi Laka

13.974 dibaca
Salah seorang pengendara alami kecelakaan di simpang Talang Kacang akibat koral proyek Bahu Jalan

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Pengerjaan bahu jalan lintas timur Palembang-Jambi yang ada di Kecamatan Banyuasin III, tepatnya di Ibu Kota Pangkalan balai menuai protes dari masyarakat.

Hal tersebut disebabkan banyaknya korban kecelakaan berjatuhan, kecelakaan tersebut disebabkan oleh material bangunan yang berserakan dibadan Jalan hingga ban motor pengendara tergelincir.

Advertisement

Selain itu, Proyek tersebut diduga Proyek Siluman sebab masyarakat tidak mengetahui anggaran dan PT. Apa yang melakukan pembangunan bahu jalan tersebut.

“Pagi tadi ada pengendara mengalami kecelakaan untung saja jatuhnya ke pinggir, kalau jatuhnya ke tenggah bisa-bisa di lindas kendaraan lain, sepengetahuan kami warga disini sudah empat orang yang tergelincir di Simpang Talang Kacang ini, “Ucap. Hadi Warga Kecamatan Banyuasin III, Jumat. 21/7/23.

Ditambahkannya, penyebab kecelakaan warga tersebut disebabkan material bangunan yang berserakan di badan Jalan hingga bila pengendara tidak hati-hati bisa tergelincir.

“ini gara-gara batu koral yang berserakan di persimpangan jalan yg diketahui sudah 4 korban selama 2 hari ini, Simpang Talang kacang, mohon kiranya Pemkab Banyuasin melakukan peneguran ke Kontraktor agar bekerja sesuai SOP mementingkan keselamatan masyarakat Banyuasin, bukan hanya mengejar untung saja,”Ujarnya.

Sementara itu, Novi salah satu korban kecelakaan mengatakan kendaraannya hilang kendali saat hendak berbelok ke Simpang Talang Kacang karena ada koral yang berserakan.

“Saat itu saya mau berbelok dan menginjak rem depan, sontak saja ban bagian depan saya tergelincir alhasil saya terjatuh, Alhamdulillah tidak ada kendaraan lain hingga saya hanya mengalami luka ringan saja,”Ucapnya.

Dirinya berharap, Kontraktor yang mengerjakan bangunan tersebut memikirkan keselamatan masyarakat Banyuasin agar korban tidak berjatuhan dan menyebabkan korban jiwa.

“Harapan saya kontraktor dapat bekerja secara profesional, dan Pemkab Banyuasin melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan jalan ini, Pemkab Banyuasin harus hadir untuk masyarakat,”Tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?