Pimpin Apel Kebhinekaan, Askolani Berikan Pesan Kepada Masyarakat Banyuasin

1.795 dibaca
Bupati Banyuasin saat memikul tumpeng ke bhinekaan saat acara apel Kebhinekaan Jelang Pemilihan Damai di alun-alun Taman Kota Pangkalan Balai, Kamis (11/04/19).
Bupati Banyuasin saat memikul tumpeng ke bhinekaan saat acara apel Kebhinekaan Jelang Pemilihan Damai di alun-alun Taman Kota Pangkalan Balai, Kamis (11/04/19).

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin menggelar Apel Kebhinekaan Tahun 2019 yang disponsori Polres Banyuasin, di alun-alun Taman Kota Pangkalan Balai, Kamis (11/04/19).

Hadir dalam Apel itu, Bupati Banyuasin Askolani, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK., Kodim 0430. DPRD Kabupaten Banyuasin Heriyadi dan Kajari Banyuasin Lakamis. Serta

juga diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuasin H. M. Arkan Nurwahiddin., Kasi Bimas Islam H. Lukman., Kasi Pakis H. Hamdan. Serta Tokoh Lintas Agama, Suku adat dan Budayawan, Pengurus Parpol dan Para Pelajar yang ada di Banyuasin

Kehadiran mereka di kegiatan penting ini khususnya menghargai keragaman agama yang ada di Kabupaten Banyuasin.

“Kita hidup di Indonesia, dengan semboyan Bhineka tunggal ika, dengan banyak keberagaman namun kita harus satu jua, dan dengan adanya doa dari lima agama mudah-mudahan Banyuasin selalu dalam kebersamaan”. Ucap, Askolani saat dibincangi setelah memimpin Apel kebhinekaan, Kamis. 11/04/19.

Kegiatan Apel Kebhinekaan itu disemarakan dengan Acara arak-arakan 1000 tumpeng oleh Masyarakat yang ada di Banyuasin, “Tumpeng itu simbol rasa syukur kita kepada Allah SWT, dan Banyuasin juga berslogan Sedulang dan Setudung, artinya kita harus selalu hidup rukun meski dalamnya banyak perbedaan, ada Bugis, Jawa, Sunda, Batak, dan Lima Agama yang dipercayai.”tegasnya.

Sementara, Kapolres Banyuasin AKBP. Yuddhi SMP. Mengatakan, Apel Kebhinekaan yang digelar merupakab momen untuk mempereat persaudaraan antar warga yang ada di Banyuasin. “Apel kebinekaan ini guna mensuppot Pemilu damai terjaga kondusif di Banyuasin, dan kita berharap Pilpres dan Pileg di Banyuasin berjalan aman damai dan sejuk, serta saya berpesan kepada masyarakat untuk tidak termakan isu-isu hoax, radikalisme dan terorisme, mari kita jaga kerukunan bersama”. singkatnya.

Dipenghujung acara, Kelima Rohaniawan memanjatkan doa sesuai dengan Kepercayaan masing-masing dan ditutup Yel-Yel Bupati Banyuasin.

Doa lima (5) Tokoh agama masing-masing Khatolik, Kristen Budha., Hindu dan Islam dipimpin melalui Kasubbag TU H. Iskandar Mahyudin memanjatkan doanya menurut keyakinan ajaran agama di tengah pelaksanaan apel kebhinekaan saling menghargai perbedaan.

Adapun yel yel yang dikumandangkan adalah Bupati Banyuasin H. Askolani dan dijawab peserta apel, dengan Sapa Kita Indonesia, Apa Ideologi kita Pancasila, Apa kewajiban kita Bela Negara dan NKRI harga Mati.

 

Bagaimana Menurut Anda?