Polres Muba Terus Sosialisasikan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

3.460 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Komitmen untuk menciptakan penegakan hukum yang bersih dan bebas dari korupsi terus dilaksanakan oleh Polres Musi Banyuasin, hal ini terlihat dengan terus dilakukan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), di Aula pertemuan kecamatan Lais, kamis (11/7/19).

Hadir dalam kesempatan itu, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, Camat Lais Drs Deni Sukmana, Kapolsek Lais AKP Syafaruddin SH, Danramil Sekayu Kapten Infanteri Hermanto, Kepala Puskesmas Lais Leli  Hefni SKM MKES, perwakilan KUA kecamatan Lais, Kepala Desa dalam kecamatan Lais, Perwakilan PT Medco, Manajer PTPN 7 UU Betung yang diwakili Asisten SDM & Umum​ Agus Lesmono SH,​ dan perwakilan masyarakat dalam kecamatan Lais.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti SE MM saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa saat ini Polres Muba telah mendapatkan piagam penghargaan dari Menpan-RB dengan Nilai B yaitu sangat memuaskan, hal itu tentunya menjadi bekal untuk pencanangan pembangunan zona integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi di Polres Muba.

Guna mendukung program tersebut, menurut AKBP Andes Purwanti, Polres Muba mempunyai Enam program Unggulan yang menjadi faktor penentu pencapaian sasaran hasil pembangunan.

“Kita mempunyai enam program yang Serasi (Sehari Seratus Informasi), Si Inem (Sidik Jari dan Indentifikasi Ekspres Muba), Si Rembak (Polisi Resor Muba Berinfaq), Si Cakep Keliling (Surat Catatan Kepolisian Keliling), dan Sekater (Sistem Elektronik Kendaraan, Administrasi Terpadu).” Jelasnya.

Terkait dengan ini semua, kegiatan pihaknya hanya untuk masyarakat dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. “Mari kita sama-sama membangunan zona integritas ini,” ajaknya.

Dalam kesempatan itu, beberapa kepala desa dan warga kecamatan Lais memberikan usulan dan pertanyaan, diantaranya kepala desa Teluk Kijing 3 Yupanzer Ahmad meminta kepada Kapolres Muba untuk menambah personil Polisi di wilayah hukum kecamatan Lais, “karena tidak sebanding antara jumlah penduduk dalam kecamatan Lais dan anggota kepolisian wilayah sektor Lais, maka kami berharap agar ibu Kapolres bisa menambah personil anggota Polisi disini,” harapnya.

Senada, Edy Safari kepala desa Petaling mengusulkan pembuatan SIM untuk dipermudah, sehingga masyarakat berlomba lomba untuk membuatnya, selain itu dirinya juga mengusulkan agar warga kecamatan Lais merasa nyaman beraktifitas didesanya sendiri dan tidak merasa cemas dan takut saat dimalam hari, dirinya meminta agar disetiap poskamling dipasang CCTV.

Sementara, biaya pemasangan CCTV agar dianggarkan melalui dana CSR pihak perusahaan yang beroperasi di kecamatan Lais atau bekerjasama dengan anggaran Pemerintah daerah, pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?