Prihatin Dengan Bahasa Indonesia, Balai Bahasa Sumsel Sosialisasi Bersama Wartawan

19.837 dibaca
Acara Sosialisasi Penggunaan Bahasa Indonesia dengan awak media di Kabupaten Banyuasin. di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Banyuasin. Senin (19/03/18).
Acara Sosialisasi Penggunaan Bahasa Indonesia dengan awak media di Kabupaten Banyuasin. di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Banyuasin. Senin (19/03/18).

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Balai Besar Bahasa Sumsel menggelar sosialisasi Penggunaan Bahasa Indonesia dengan awak media di Kabupaten Banyuasin. Acara ini digelar di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Banyuasin. Senin (19/03/18).

Sebagai Pemateri dalam sosialisasi itu adalah M. Irsan SS, M,Hum dari Balai Besar Sumsel. M. Irsan mengatakan, sosialisasi itu dilakukan menyeluruh di Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera selatan . “Kali ini menyasar Wartawan dalam menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” Kata Irsan.

Advertisement

Tidak hanya itu, lanjut Irsan, sosialisasi juga menyasar pada para pendidik di sekolah dasar dengan tujuan dalam kehidupan sehari-hari dapat menggunakan Bahasa Indonesia baku.

“Nah, hari ini kami berkunjung ke Banyuasin, Terima kasih kepada Pemkab Banyuasin yang sudah memfasilitasi kami untuk sosialisasi dengan teman-teman media tentang penggunaan Bahasa Indonesia,” katanya. Senin. 19/03/18.

Lanjut dia, Sosialisasi yang  diikuti oleh sekitar 40 Wartawan yang bertugas di Kabupaten Banyuasin baik dari media cetak, media online dan media elektronik ini diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan Bahasa Indonesia di Masyarakat.

“Media merupakan garda terdepan dalam mensosialisasikan literatur Bahasa Indonesia, sebab setiap hari rekan media menulis dan banyak dibaca oleh orang, kami sengaja mensosialisasikan penggunaan Bahasa Indonesia karena prihatin dengan kondisi Bahasa Indonesia yang tergerus dengan Bahasa lain”. ujarnya.

Sementara, Jurnalis Banyuasin. Adam malik, mengaku senang atas sosialisasi yang diadakan oleh Balai Bahasa Sumsel, sebab hal tersebut dapat memperbaharui pembendaharaan kosakata dan penyempurnaan tanda baca, dan tanda petik saat penulisan.

“Alhamdulilah meski sebentar kita mendapatkan ilmu tentang penggunaan Bahasa yang bisa kita terapkan untuk karya tulis kita, ” ucap, Adam malik.

Bagaimana Menurut Anda?