RAPBD 2016 Diajukan Rp 1,9 Triliun

10.305 dibaca

DPRD Banyuasin melaksanakan Rapat paripurna penyampaian nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) kabupaten Banyuasin tahun 2016 di gedung DPRD Banyuasin komplek perkantoran pemerintah kabupaten Banyuasin rabu (11/11/15).

photo bersamaRapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Banyuasin Agus Salam yang dihadiri wakil DPRD yakni Askolani, Heryadi dan Muhammad Solih, serta Wakil Bupati Banyuasin Sa Supriono, Sekwan Ismed Elmondo, Sekda Ir Firmansyah dan pimpinan SKPD dilingkungan Pemkab Banyuasin.

Advertisement

saat rapat berlangsungBupati Banyuasin Yan Anton Ferdian melalui rapat paripurna, mengajukan nota keuangan RAPBD Kabupaten Banyuasin tahun 2016 sebesar Rp1.904.511.507.574, jumlah itu menunjukan adanya peningkatan sebesar Rp254.020.663.669,- atau 13,34 % dari anggaran pendapatan daerah tahun 2015 Rp 1,650.490.873.905,-

Ketua DPRD Banyuasin Agus Salam
Ketua DPRD Banyuasin Agus Salam

Nota keuangan RAPBD tahun 2016 menurut Bupati sangatlah penting. mengingat, rencana pembangunan dan penyelengaraan pemerintahan mesti dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuasin 2014-2018.

“Nota Keuangan ini merupakan kegiatan tahunan yang bersifat rutin. Karena, RAPBD Kabupaten Banyuasin tahun 2016 adalah APBD tahun ketiga kepemimpinan saya.”katanya.

Wakil Ketua Askolani
Wakil Ketua DPRD Banyuasin Askolani

Dijelaskannya, jumlah estimasi PAD terdiri dari Pajak Daerah Rp41.594.681.832, retribusi daerah Rp9.786.267.760, hasil kekayaan pemgelolaan daerah yang dipisahkan Rp2.000.000.000, lain-lain PAD yang sah Rp 40.790.449.086.

Selain itu, meningkatnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat atau disebut dana perimbangan sebesar Rp95.054.968.500 atau 7,25 % dari anggaran 2015 sebesar Rp 1,309.680.923.500,- yang jumlah estimasi anggaran 2016 mencapai Rp 1.404.735.892.000.

Wakil Ketua DPRD Banyuasin Heriyadi
Wakil Ketua DPRD Banyuasin Heriyadi

“Dimana komposisi pendapatan transfer dari pemerintah pusat itu didapatkan dari Bagi Hasil Pajak Rp 146.026.070.000, Bagi Hasil Bukan Pajak Rp 131.081.076.000, DAU Rp930.550.856.000 dan DAK Rp197.077.890.000,”jelasnya

Selanjutnya, juga diperoleh dari lain-lain pendapatan yang sah diestimasi meningkat sebesar Rp 161.553.130.779 atau 66, 18 persen dari anggaran 2015 sebesar Rp244.071.086.100, sehingga ditahun 2016 mencapai Rp 405.604.216.899.

Wakil Ketua DPRD Banyuasin M.Sholi
Wakil Ketua DPRD Banyuasin M.Sholi

“Jadi, total secara keseluruhan anggaran RAPBD tahun 2016 1,9 triliun, meskipun demikian untuk belanja yany dikeluarkan sebesar Rp1.872.738.483.191, artinya surplus/defisit Rp31.773.024.383 dan pembiayaan netto Rp31.773.024.383,”urainya. (Adv)

Bagaimana Menurut Anda?