
BANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Kemacetan mengular panjang dari dua arah terjadi setiap hari d ji Jalan Lintas Timur (Jalintim) tepatnya di Km 111 pasar Sungai Lilin Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba).
Antrean mengular yang meresahkan warga dan pengendara ini dipcui kerusakan badan jalan negara. Lubang besar yang bertebaran membuat banyak kendaraan terjebak dalam kemacetan sehingga membuat alur distribusi barang maupun orang tersendat. Kemacetan tersebut juga membuat perekonomian warga terganggu.
Salah satu lokasi kerusakan jalan yang sangat parah yakni berada di Kelurahan Sungai Lilin, tepatnya di depan Bank Mandiri simpang Pt Hindoli Kecamtan Sungai Lilin. Di lokasi itu , kemacetan hingga beberapa kilometer terjadi setiap hari. “Setiap hari jalan di sini macet terus, hari ini saja .. macetnya dari pagi hingga malam hari dan terjadi di dua sisi jalan. Jadi kendaraan semuanya terhenti,” . ujar Ridwan warga Kecamatan Sungai Lilin, Rabu (30/01/2019).
Kemacetan ini, sambung dia diakibatkan banyak jalan yang berlubang dengan kedalaman yang beragam, sehingga membuat kendaraan melambat atau berusaha menghindari lubang di sepanjang jalan. “Apalagi banyak kendaraan besar lewat, sudah pasti macet. Kemacetan ini bisa makin parah kalau ada kendaraan besar yang mogok atau rusak di tengah jalan,” terang dia.
Hal senada juga dikatakan Helmi warga Sungai Lilin lainnya. Ia mengaku setiap hari harus merasakan kemacetan di sekitar pasar tradisional tersebut. Selain sibuk dengan aktivitas perekonomian warga, kemacetan diperparah dengan banyaknya kendaraan besar yang melintas. “Setiap hari begini macetnya. Harusnya pemerintah pusat cepat tanggap dengan kondisi ini. Lihat saja jalannya semakin rusak, apalagi sekarang musim hujan, pasti kerusakannya tambah banyak. Jangan. Kita ini sudah berkorban waktu dan tenaga kalau melintas, jangan sampai ada korban meteri atau nyawa baru dilakukan perbaikan”. tandas dia.







