Sempat Dibubarkan, Kegiatan Musik Berbau Rokok Bakal Kembali Hadir; Ini Pesan Zaidid Sarjono

3.587 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Tindakan tegas  yang dilakukan oleh Satintelkam Polres Banyuasin beberapa waktu lalu berupa pembubaran kegiatan rokok dengan musik Dj, disertai seorang wanita berpakaiam seksi. Sehingga tidak bersesuaian dengan program Banyuasin  Bangkit yang didalamnya terdapat Banyuasin religius. Nampaknya tidak membuat jera dari para penyelenggaranya. Pasalnya dari informaai kegiatan serupa akan kembali digelar pada tanggal 21 Maret 2020.

Informasi tentang akan adanya kembali kegiatan promosi rokok bernuansa musik milenial seperti Musik Remik dimainkan oleh Dj, serta pembagian hadiah dari Game itu, bisa didapat juga lewat facebook. Tepatnya dipostingan Kuntet dilaga.

Zaidid sarjono, salah seorang warga yang berasal dari Kecamatan Suak tapeh. menilai langkah pembubaran yang dilakukan aparat penegak hukum  tersebut tidak tepat. karena, sudah membatasi hak-hak warga dalam memgekspresikan diri.

“Banyuasin Relegius itu sepaham, sebab dari dulu Banyuasin sudah Relegius, hal ini dibuktikan para tokoh pendiri Kabupaten ini semua berbasis Agama islam yang kuat, mereka bukan hanya tokoh politik, tetapi mereka juga tokoh agama yang handal contoh KH.Dr.Burlian Abdullah, Almukarom Kiai. balian, Bin KH. Sulaiman Abd Somad Delamat, Santri beliau Anwar malik, KH, Kaharuddin aziz, Noer Muhammad dll.” Ucap, Zaidid sarjono. Ketika dibincangi, Jumat. 20/03/20.

“Maka Banyuasin Relegius itu harus, akan tetapi tidak juga membatasi hak-hak manusia umumnya, yang penting lakukan pembinaam dan pengawasan,”Ujarnya.

“Sebagai pemerhati kehidupan budaya, sosial, Politik dan Agama di Banyuasin, saya berpesan kepada Panitia Event apapun harus bekerjasama dengan baik pada aparat agar terciptanya keamanan dan ketertiban, pada pihak sponsor rokok apapun itu kalau mau promosikan tidak harus menggunakan musik yang berbau DJ, Remix dan sebagainya . masih banyak musik-musik yang di sukai kaum millenial di BANYUASIN, dangdut, pop,rok, relugi dll.” tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?