Dinilai Bertentangan, Kegiatan Promosi Rokok Dibubarkan

4.046 dibaca
Mobil pembawa alat musik yang di tutup oleh Satintelkam Polres Banyuasin
Mobil pembawa alat musik yang di tutup oleh Satintelkam Polres Banyuasin

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Dinilai tidak bertepatan dengan salah sstu dari 7 program Banyuasin Bangkit yaitu  Banyuasin Religius. Kegiatan Pembagian hadiah dengan sponsor rokok, dibubarkan oleh Satintelkam Polres Banyuasin. Jum’at (12/03/20) sekitar pukul 20.00 wib 

Pembubaran itu bukan karna produk rokoknya maupun pembegian hadiahnya. melainkan karna musik yang disuguhkan dalam kegiatan yang diseponsori oleh salah satu produk roko itu  bernuansa remik. Sehingga acara hiburannya ditiadakan.

Pantauan di lapangan, acara dengan sponsor roko itu  diawali dengan pembukaan oleh MC  Pukul 21.30 wib.  serta kata sambutan dari ketua RT dan Nang, dilanjutkan dengan pembagian hadiah (meja pingpong) dari pihak panitia kepada Nang dan masyarakat, Pukul 21.45 wib kegiatan berakhir dan masyarakat meninggalkan lokasi acara dalam keadaan aman dan tertib.

Kapolres Banyuasin. AKBP. Danny sianipar, Sik. MH, melalui Kasatintelkam Polres Banyuasin, AKP. Tatang, S. Ik. Disampaikan oleh Kanit Intelkamnya, Dodi isharyanto. Bahwa. Sebelumnya pihak Intelkam telah melakukan koordinasi dengan Maulana selaku penyelenggara BRC Production sehubungan dengan kegiatan hiburan Mobile Stage (MC, Akustikan dan DJ) di RT 41 RW 011 Kelurahan Pangkalan balai, Kec. Banyuasin III.

“Kami menyampaikan kepada Maulana selaku penyelenggara BRC Production agar tidak melanjutkan kegiatan Mobile Stage mengingat kegiatan tersebut tidak mempunyai izin serta mengundang gangguan Kamtibmas sehubungan terdapat adanya musik remix beserta DJ. Ditambah lagi mengingat bahwa setiap malam Jum’at, Pemkab Banyuasin mempunyai program Malam Jum’at Religius dengan membaca surat Yasin berjamaah disetiap Masjid-Masjid yang berada di wilayah Kab. Banyuasin. Maka kegiatan ini dinilai tidak tepat dan bertentangan dengan Program Bupati, Banyuasin Religius. ” Ucapnyan pada wartawan.

Terpisah, Lurah Pangkalan balai Abdullah sani, mengatakan semua kegiatan yang berhubungan dengan musik harus membuat dan atau mengurus izin ke pihak yang berwenang.

“Saya minta pihak yang mengadakan kegiatan baik pribadi, hajatan keluarga, nikahan, atau dari Perusahaan harus membuat izin terlebih dahulu baik ke tingkat RT atau RW, Lurah, Polsek atau Polres, sebab hal tersebut sudah diatur dalam Perda yang sudah disahkan oleh DPRD Kabupaten Banyuasin dan sudah di tegaskan juga oleh Kasat Pol PP Kabupaten Banyuasin yang berdasarkan Perda nomor 14 tahun 2018 tentang hiburan malam pada pasal 5 ayat 2 huruf 6 tidak ada lagu remix dalam orkes maupun organ tunggal,” Ucapnya.

Bagaimana Menurut Anda?