MURATARA, Buanaindonesia.com – Nurdin (34) warga Desa Pantai Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Muratara, akhirnya ditemukan oleh Tim Penanggulangan Bencana (Tagana) setelah 40 jam sejak diketahui tenggelam di Sungai Rupit, Selasa (6/9/2016) sekitar pukul 18.15 WIB dekat rumah korban.
Nurdin saat ditemukan sudah tidak lagi bernyawa, kondisi badannya juga membengkak akibat terlalu lama di dalam air.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muratara, Zainal Aripin menyatakan rasa syukurnya ketika Tim Tagana berhasil menemukan jenazah Nurdin.
“Alhamdulillah jenazah Nurdin Bin Mulyanto ditemukan,” ungkapnya, Kamis (8/9).
Diceritakan Zainal Aripin kejadian tersebut bermula ketika korban baru saja pulang dari kebunnya dan hendak menuju rumah dengan menyebrangi Sungai Rupit, karena tidak ada perahu akhirnya Nurdin bersama dengan temannya, DT (50) berinisiatif menebang sebatang pohon pisang untuk menyebrang.
“Nurdin menyebrangi Sungai Rupit menggunakan pohon Pisang, namun belum setengah perjalanan yang dilalui korban lemas sehingga tanggannya yang memegang pohon Pisang terlepas. Menyadari hal tersebut, DT menoleh ke belakang, namun sosok Nurdin sudah tidak terlihat lagi. Nurdin ini memang tidak bisa berenang,” jelasnya.
Usai menerima laporan dari warga, bahwa ada orang yang tenggelam, Tim Tagana langsung melakukan pencarian sampai dengan malam hari. bahkan, sejumlah warga juga turut mencari Nurdin. Sayangnya pencarian malam itu tidak membuahkan hasil.“Untunglah setelah pencarian selama dua hari, Nurdin berhasil ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi dirinya terjatuh,” jelas Zainal Aripin.
Sumber yang berhasil dihimpun di lapangan, Nurdin meripakan warga asli Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Ia tinggal di Muratara karna menikah dengan anak Kepala Desa Pantai, Tamani. Dalam kesehariannya, bekerja mengurus kebun karet yang cukup jauh dari rumahnya, bahkan harus menyebrangi Sungai Rupit.
“Semoga arwah Almarhum Nurdin diterima disisi Tuhan YME, serta ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya. Untuk keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar dengan kejadian ini.” Imbuh Zaenl (Aulia Azan Siddiq)








