MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Stand batu akik khas Kabupaten Muara Enim yang bernama Sile Merenim cukup menjadi perhatian para pejabat serta PNS yang hadir dalam acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong XII dan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-43 di Muaraenim, Selasa (12/05/2015).
Ketua Tim PKK Provinsi Sumsel Hj Eliza Alex Noerdin didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Muara Enim Shinta Paramitha Muzakir dan Sekda Provinsi Sumsel serta Bupati/ walikota sempat bertanya-tanya tentang asal ditemukannya Batu sile yang konon dinobatkan sebagai Akik khas Muara Enim itu.
“Inilah batu khas Muara Enim yang ramai dishare oleh media beberapa pekan lalu” ucap Shinta kepada pejabat yang hadir tak terkecuali kepada Ibu Eliza Alex.
Hj Eliza yang sudah mengetahui tentang berita tersebut tampak tak menyia nyiakan kesempatan tersebut dan langsung bertanya kepada crew Sile Merenim Gemstone Community dan mendapatkan penjelasanan langsung dari pembinanya Asrobi didampingi Denawi As.
“Saya sangat tertarik dengan batu ini” ujar Hj Eliza Alex sembari menunjukkan ke awak media.
Ketertarikan ketua TP PKK dengan Sile Merenim Ini berlanjut hingga kepada pejabat dari kota/kabupaten lainnya.
Sementara itu, Leni Milana (50) selaku Sekretaris Sat Pol PP Sumatera-Selatan saat mengunjungi stand batu akik mengaku terkesan saat mengunjungi batu akik yang bernama Sile Merenim.
“Jujur baru pertama kali ini saya melihat batu akik daerah yang sudah mempunyai lisensi organisasi atau kartu. Dengan Lisensi tersebut keasliannya benar-benar bisa terjaga dari pencaplokan oleh daerah lain. Kalau dibandingkan, batu sile merinim tersebut ujar ibu yang sudah mempunyai puluhan koleksi batu akik, selain terkesan cantik batu tersebut juga mirip kecubung teh yang berasal dari daerah Kalimantan Timur.
“Nanti akan ada pameran dalam south Sumatera pestival di Jakabaring Palembang, untuk itu kepada pengurus batu sile merenim untuk ikut bagian dalam memamerkan kekayaan khas kabupaten Muaraenim dalam pestival tersebut,” pungkasnya. (Siswanto)








