BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Rencana pelelangan sungai Pinang oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin nampaknya akan menemui jalan buntu. Lelang sungai yang berlokasi di Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumsel tersebut dipotes oleh masyarakat desa
Salah satu tokoh masyarakat Satob (60) mrngatakan sungai tersebut harus dibebaskan sesuai dengan peraturan Bupati Banyuasin semasa pemerintahan Amiruddin Ineod. Kata Satob dampak dari pelelangan sungai berimbas pada areal persawahan mereka yang akan mengalami kekeringan dan kebanjiran karena air sungai tidak stabil.
” Kami tidak terima kalau kedepannya sungai ini tetap di lelang sebab dengan adanya aktivis seperti ini banyak pengaruh buruk bagi masyarakat, ” ujar Satob.
Dilanjutkan Satob apabila kedepannya sungai tetap di lelang maka warga akan melakukan aksi.
” Kami akan lakukan aksi besar-besaran andai tetap tidak ada perubahan, ” tukasnya










