BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Pembangunan Pasar Ikan yang baru di depan kantor Perhubungan Teluk Kemang Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dinilai kurang strategis dan terlalu jauh, membuat para pedagang tidak tertarik untuk berjualan di pasar tersebut, justru mereka lebih merasa nyaman berdagang di pasar induk kebun Kelapa.
Sejumlah pedagang menilai, akibat terlalu jauh sehingga membuat mereka merasa canggung dan perlu beradaptasi lagi. “Orang-orang sih mending di sini, kalau di sana terlalu jauh untuk berjualan ikan dan saya kira pembelinyapun rasanya kurang berminat, apalagi pedagang ikan dan sayur dipisahkan,” jelas Fitri (40) warga Teluk Kemang salah satu pedagang ikan di Pasar Inpres yang lama, (16/03/19).
Mereka pun merasa canggung apabila mesti pindah ke Pasar Ikan yang baru di depan Kantor Perhubungan yang di teluk kemang. Apabila pedagang jadi direlokasi di pasar ikan Teluk Kemang yang baru selesai di bangun itu , susah adaptasi dan kurang nyaman,” kata Fitri yang sudah berdagang ikan selama belasan tahun terakhir.
Senada, Ramini (42) salah satu pedagang sayuran khawatir sistem berdagang di Pasar Ikan yang baru dapat menghilangkan suasana kekeluargaan. “Lebih senang di sini, kelihatan ramai kumpul seperti keluarga dan yang di khawatirkan para pembeli ibu rumah tangga tidak mau kesana hanya ingin membeli ikan sekilo atau dua kilo saja, karena di pasar ikan itu khusus untuk berdagang ikan saja, sementara pedagang sayuran dan buah-buahan dan lainnya ada di pasar inpres ini, oleh karena itu kami tidak setuju pasar ikan dan pasar sayuran di pisahkan,” ungkapnya.
Terpisah, Banhar salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Kecamatan Sungai Lilin mengatakan, sebelum membangun semestinya pemerintah harus memperhitungkan dampaknya, agar bangunan tersebut tepat sasaran dan tepat guna sehingga dapat dimanfaatkan oleh pedagang dan masyarakat secara maksimal.
“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sudah menganggarkan ratusan juta untuk membangun pasar tersebut, kini bangunan itu sia-sia dan mubazir,” jelasnya.








