BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Wakil Ketua I Partai Kesejahteraan dan Persatuan Indonesia Cabang Banyuasin, Umir tono SH. Mendadak mengundurkan diri dari jabatannya, hal tersebut dilakukannya karena sudah tidak ada lagi kesepahaman didalam Partai PKPI yang dipimpin oleh Sakri, yang saat ini tengah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin.
Umir tono menilai selama dirinya bergabung didalam Partai PKPI Banyuasin tidak ada gerakan ke Masyarakat, seperti aksi sosial dan serta para anak ranting yang selalu menghubunginya menanyakan dana pembinaan para kader partai. Kedepan dirinya akan menentukan partai mana yang akan dia masuki yang aktif di tengah masyarakat.
“Inginnya saya Partai PKPI ini program-programnya menyasar ke Masyarakat, sekarang malah tidak ada, seperti kemarin saudara Sakri pernah ngomong kalau dirinya mau membeli mesin fogging, namun sampai sekarang belum ada realisasinya”Ucap, Umir tono SH. Saat disambangi dikediamannya, Sabtu. 20/05/
Dikatakannya, selain program yang tidak ada realisasinya, dana Pembinaan kader Partai per Kecamatan tidak ada realisasinya di tahun 2016.
” Dewan Pimpinan Cabang Disetiap Kecamatan selalu menelpon saya menanyakan dana pembinaan yang ada di Partai, karena saya tidak tahu dan tidak memegang dana tersebut, maka saya jawab belum tahu, namun hal tersebut membuat saya sedih dan malu dari selalu di telpon para pimpinan ranting tersebut”ujarnya.
Ditegaskannya, pengunduran dirinya tersebut tidak main-main dan bersifat permanen, rencana hari Rabu, dirinya akan mengantarkan surat pengunduran diri ke Dewan Pimpinan Propinsi (DPP) Sumsel.
“Saya serius mengundurkan diri, tidak main-main, karena tujuan saya bergabung di Partai untuk bisa menjadi wakil rakyat, yang programnya memang benar-benar menyasar ke Rakyat, rencana Rabu ini saya akan antarkan surat pengunduran diri saya ke Palembang” tegasnya.
Masih dikatakannya, setelah dirinya keluar dari Partai yang dipimpin oleh Bang Yos ini, dirinya masih akan menentukan partai mana yang akan dia masuki.
“Kalau masalah partai baru, saya masih mencari mana partai yang akan saya masuki, namun saya akan masuk ke Partai yang aktif di masyarakat, baik kegiatan keagamaan, sosial, maupun kegiatan lainnya, sebab Nawaitu saya masuk ke Partai untuk menjadi wakil masyarakat, berguna bagi masyarakat” tukasnya.










