Warga Keluhkan Jalan Yang Sedang Dikerja Berdebu, Kontraktor Diduga Lakukan Penyiraman Sekali

10.829 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Debu berhamburan yang menyelimuti jalintim Palembang -Jambi Ruas Jalan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba) Provinsi Sumatera Selatan itu, membuat warga yang bermukim disekitarnya, tidak nyaman. Sebab sudah Tiga Minggu terakhir, rumah mereka dipenuhi dengan debu.

Salah seorang warga yang bernama Ria mengatakan, adiknya yang perempuan baru saja membersihkan meja makan untuk para pembeli yang mau makan, tetapi debu yang begitu tebal kembali mengotori meja makan .

Advertisement

“Kami sangat – sangat terganggu mas dengan adanya debu perbaikan jalan. Sebab debu yang begitu tebal membuat kami tidak nyaman,” kata  Dedek (35) Pemilik Warung Nasi Pecel Lele Cinta Rasa depan RSUD Sungai Lilin kepada Buanaindonesia.co.id Rabu (5/2/2020) malam tadi.

Dikatakanya, akibat padatnya arus kendaraan yang melewati Jalur tersebut , ditambah lagi suasana cuaca yang panas , membuat kami sesak bernapas akibat debu tersebut. Pihak kontraktor Pt.Adhi Karya pun dalam satu hari hanya menyiram jalan sekali pagi hari yang sementara siang dan malam hari mereka tidak lakukan penyiraman .“Semenjak kontraktor mengerjakan pekerjaan pengaspalan Jalan tersebut , dari pihak Kontrakror hanya mengupayakan untuk penyiraman Jalan sekali hanya pagi hari yang sudah mereka kerjakan, pihak yang menangani proyek jalan tersebut dan mereka yang ber tanggung Jawab penyiraman debu. Kami mengharapkan kepada pihak terkait agar memperhatikan warga sekitar yang terkena dampak dari pekerjaan pengaspalan tersebut,” harapnya.

Begitu pula dengan Agus Setiono yang juga merupakan Bengkel Ceremai Motor dipinggir jalan tersebut menuturkan debu di dalam rumahnya sangat tebal ,pihak kontraktor dan Dinas PUBM Propinsi Sum-Sel terkesan tutup mata dalam pekerjaanya. Sebab jalan yang mereka dikerjakan itu hanya sekali penyiraman , pihak terkait untuk segera mengatasi debu tebal yang berhamburan itu sangat mengganggu warga sekitar. “Debu ini diakibatkan karna dampak perbaikan dan pengaspalan jalan. Sehingga warga disini, termaksuk saya pribadi sesak napas akibat polusi debu,” tutur mereka.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari yang bertanggung jawab dalam hal pemgerjaan prouek.  Buanaindonesia.co.id mendatangi Mes Dinas PU Suka maju Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba) guna mengklarifikasi keluhan warga setempat, namun belum berhasil ditemui untuk diminta tanggapan…(Khahar).

Bagaimana Menurut Anda?