Warga Tanjung Putus Swadaya Bangun Jalan

19.355 dibaca
Jalan Tanjung Putus Saat di lakukan Perbaikan
Jalan Tanjung Putus Saat di lakukan Perbaikan

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN -Sepanjang 400 KM Jalan warga Tanjung putus Kelurahan Kedondong raye dilakukan scraft, scraft tersebut bukan dilakukan oleh Pemerintah, namun swadaya dari warga yang ingin menikmati akses jalan mulus baik dimusim penghujan maupun musim kemarau, diketahui kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama ini belum mendapatkan perbaikan dari Pemerintah, padahal jalan Tanjung putus ini merupakan jalan akses bagi warga untuk melakukan aktifitas bertani seperti menyadap karet dan mengolah sawah.

“Kami bersama-sama melakukan perbaikan jalan Tanjung putus Kelurahan Kedondong raye ini, agar masyarakat yang tinggal di Tanjung putus ini tidak terisolir akibat dari jalan rusak, sebab saat musim hujan jalan tidak bisa dilewati”ucap, Ferry warga setempat saat dibincangi,  Senin. 11/09.

Advertisement

Dikatakan juga Herman, Tokoh masyarakat Tanjung putus , alat berat yang mereka sewa berdasarkan hasil patungan warga.

“Kami patungan, untuk menyewa Alat kami mengeluarkan dana sebesar Rp. 4 juta rupiah, sebanyak orang delapan membayar alat berat tersebut, Kerusakan jalan ini sudah beberapa tahun belum tersentuh perbaikan dari pihak terkait, “ucapnya.

Dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dapat membantu mereka melakukan pengerasan jalan yang sudah dirapikan menggunakan alat berat tersebut.

“Kalau pemerintah bisa membantu, setelah kami scraft seperti ini, mereka membantu pengerasan bila perlu di cor beton, kami yakin jalan ini akan awet, kami sebagai masyarakat merasa senang sekali bila Pak Supriono mau membantu kami”harapnya.

Masih dikatakannya, setelah jalan dilakukan perbaikan, pihaknya meminta kepada Pemerintah untuk dapat memasangkan pipa PDAM agar masyarakat yang merupakan warga ibu kota Kabupaten ini bisa merasakan nikmatnya air bersih.

“Air bersih sangat dibutuhkan bagi warga, besar harapan kami agar Pemerintah dapat memasangkan pipa untuk mengalirkan air ke warga, sebab wilayah Tanjung putus ini sangat dekat dengan Ibu Kota Banyuasin”harapnya.

Sementara, ketika wartawan BUANASUMSEL. CO. ID, meluncur ke Kantor Lurah Kendondong raye pukul 15:00 , pintu Kantor Lurah sudah tertutup hingga tidak mendapatkan tanggapan terhadap aksi warga tersebut.

Bagaimana Menurut Anda?