Warga Terentang -Petaling Keluhkan Jalan Rusak, Usulan Proposal Sudah Banyak Di Berikan Tanggapan Tidak Ada

9.282 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Pengguna Jalan Desa Petaling Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel mengeluhkan kondisi Jalan yang kini mengalami kerusakan sangat parah.

Jalan Petaling tersebut di gunakan oleh Warga Desa Terentang menuju Pangkalan Balai, baik itu yang hendak bekerja ke Perkantoran Pemkab Banyuasin, Sekolah, Ke Pasar, membawa orang sakit maupun menuju Ke Palembang.

Advertisement

Dari kondisi tersebut, warga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk segera bertindak sebab jalan tersebut merupakan jalan akses vital bagi mereka, dan diduga kerusakan Jalan tersebut disebabkan angkutan pasir dari Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

“Mana uy Pemerintah Kabupaten Banyuasin ini, kenapa jalan kami bertahun-tahun belum diperbaiki, “Ucap. Al (56) salah seorang pengguna Jalan yang sempat dibincangi, Rabu. 9/11/22.

Ditambahkannya, Perhatian dan kepedulian Pemkab Banyuasin untuk akses Jalan yang selalu mereka lalui tersebut nampak dipertanyakan, sebab pembangunan di sekitar itu seperti di anak tirikan.

“Nampaknya pembangunan di wilayah ini minim sekali, bilapun ada itu dari anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, kalau dari Pemkab Banyuasin rasanya sulit sekali kami masyarakat bisa menikmati Pembangunan yang layak, contohnya saja jalan ini. “Ujarnya.

Dirinya menegaskan, kerusakan Jalan tersebut disebabkan oleh angkutan Pasir yang berasal dari Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

“Jalan ini rusak adanya mobil pengangkut pasir yang lewat, makanya semakin parah saja rusaknya, kami minta Pemerintah Kabupaten Banyuasin Hadir saat kondisi kami seperti ini, malu rasanya Desa Terentang, Petaling yang tidak jauh dari Pusat Ibu Kota jalannya hancur,”tegasnya.

Senada dikatakan, Sri Gati (45) Warga Sragen Jawa tengah. Dirinya beberapa tahun sudah merantau di Desa Terentang, namun kondisi Jalannya masih ada yang tidak layak di lalui.

“Saya sayangkan sudah lama berdirinya Kabupaten Banyuasin ini, tapi infrastruktur jalan di Desa Terentang dan Petaling ini masih ada yang tidak layak, kalau seperti ini susah bagi masyarakat untuk beraktivitas, gimana kalau ada warga yang sakit mau di bawa ke Rumah Sakit bisa terhambat petugas membawanya, “Ucapnya.

Dirinya menegaskan, pihak pelaksana dari pihak Propinsi tadi di telpon sama Ardi Kepala Dinas PU PR Kabupaten Banyuasin, tepat di samping saya namun sayang telponnya belum direspon sama pihak pelaksana “kalau menurut Ardi ini harusnya udah di laksanakan tahun ini harus beres walaupun di tambal saja yang berlobang duluan saja tidak apa-apa, tapi kenapa belum ya ini coba q kontak dulu pihak pelaksana

sampai sekarang Ardi pun belum kasih kabar sama saya dan pihak pelaksana pun juga belum di laksanakan,”Tegasnya.

Kepala Desa Terentang, Rodi zaini. SH, ketika ditemui mengatakan bahwa pihaknya sudah sering membuat proposal perbaikan jalan namun belum ada tanda-tanda akan di Bangun, dan sebelum dirinya menjadi Kepala Desa kerusakan Jalan tersebut sudah terjadi.

“Sudah banyak Proposal yang kami buat, hasilnya belum ada. Baru ada informasi dari Kepala Dinas PU PR bahwa pihaknya akan membangun jalan 1500 KM, dengan titik nol dari Desa Talang Ipuh, ke Desa Terentang. Itu bagi kami tidak sampai ke kerusakan jalan ini kalau hanya dengan Jumlah seperti itu,”singkatnya.

Terpisah, H. Askolani. Bupati Banyuasin, ketika ditemui mengatakan bahwa kerusakan Jalan di Banyuasin bukan hanya di Desa Terentang saja, bukan di Petaling saja, namun masih banyak.

“Jalan di Banyuasin ini mau kita perbaiki semua, untuk Jalan di Terentang, Petaling akan kita perbaiki bila dananya ada, kalau tidak dari dana darurat, untuk ngecor nya kita tidak tahu kapan. “Ucapnya.

Askolani, meminta Pihak Kecamatan dan Pemdes untuk memanggil pihak pengusaha pasir.

“Barangkali dari Pemerintah Kecamatan, Desa untuk berpartisipasi dalam membantu perbaikan jalan tersebut, pengusaha pasir untuk bergotong royong membangun jalan tersebut, tonase jangan melebihi kapasitas,”katanya.

 

 

Bagaimana Menurut Anda?