Warga Tanjung Agung Berebut Air

8.315 dilihat

BANYUASIN, buanaindonesia.com– Sungguh malang nasib yang dialami warga perumahan BTN Desa Tanjung Agung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, karna baru beberapa hari tidak ada turun hujan namun sudah kesusahan mendapatkan air bersih, padahal jarak perumahan ke pusat ibukota Banyuasin hanya berkisaran 10 KM

Untuk mendapatkan Air bersih warga terpaksa harus menuju hutan karet yang jaraknya kurang lebih satu kilo meter dari perumahan mereka.

Advertisement

Setiap harinya warga perumahan tersebut berduyun-duyun mengantri untuk mendapatkan air disumur dalam hutan karet tersebut

Yani (45) warga setempat mengatakan, untuk mendapatkan air dirinya harus rela bangun pagi sebab bila siang tiba warga terlalu banyak mengantri sehingga airnya kadang habis”kami harus bangun pukul 04:00 wi” ungkapnya kamis (12/02/14)

Dikatakannya bahwa diperumahan tempat mereka tingga belum ada air Pam “kalo jarak dari perumahan ini ke pangkalan balai sekitar 10 Kilo meter” imbuhnya

Senada juga dikatakan Madi(27)ditambahkannya bahwa sudah kurang lebih empat tahun sejak dirinya tingga diperumahan itu belum ada air ledeng “dari awal saya masuk keperumahan ini memang belum masuk ledeng sehingga selama ini warga mengambil air dihutan” imbuhnya

Dirinya berharap kepada pemerinta agar memperhatikan nasib mereka “kami berharap agar pemerinta memperhatikan kami dengan cara menyalurkan air ledenga kedesa kami” tukasnya

Advertisement