Derita Nenek Sitoh Buat Luluh Hati Perwira Ini

7.425 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bibirnya lirih mengeluarkan kata – kata. Bagaimana dirinya menceritakan segala getir hidup yang harus dia rasakan. Jangankan untuk menghidupi keluarganya, untuk bangun dari ranjangnya, dirinya sulit. Ini tahun ke empat, sitoh menderita stroke. Setelah ditinggal wafat oleh suaminya Tosin (85), kini Nenek Sitoh (panggilan akrabnya) tinggal bersama dengan salah satu anaknya, Titi (44) dan 4 orang cucu, Jl. Gunung Satri RT 03 RW 12, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Nenek 82 tahun ini mungkin hanya satu dari ribuan potret warga Garut yang merasakan pahitnya kemiskinan.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya, Nenek Sitoh hanya mengharapkan dari anaknya Titi yang mata pencahariannya serabutan. Kalau pagi, Titi suka bantu bantu di Kantor Kelurahan Kota Kulon dan kalau siang sampai sore kadang sampai malam suka mencari barang bekas (pemulung).

Advertisement

” Untuk menyambung hidup Nenek Sitoh dan keluarga,Titi suka kerja bantu bantu di Kelurahan” kata Iyed Suryadin Lurah Kota Kulon.

Dan yang lebih miris lagi, Nenek Sitoh sebetulnya mempunyai 5 orang anak dari pernikahan dengan almarhum Tosin, tetapi hanya Titi anak ke 4, yang mau untuk berbakti terhadap ibunya (Sitoh). Sedangkan ke 4 anaknya yang lain meninggalkan ibunya entah kemana.

” mung abi anu ngurus pun biang, putra anu sanesna duka kamana teu araya,ninggalkeun pun biang (hanya saya yang mengurus ibu, anak yang lainya entah kemana, gak ada meninggalkan ibu)” tutur Titi.

Kondisi ini  yang membuat Kapolres Garut AKBP Novri Turangga, terketuk hatinya untuk membantu keluarga nenek Sitoh.

Melalui Kasat Lantas AKP R. Erik Bangun Prakasa, dengan Program Polres Peduli, menghimbau untuk memberikan santunan terhadap Nenek Sitoh dan keluarganya.

Dengan didampingi oleh Lurah Kota Kulon, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Kulon Aiptu Dadan Sopian, Kamis, (16/11/2017), Kanit Dikyasa Iptu H Erlan Suganda beserta jajarannya yang ditunjuk mewakili seluruh keluarga besar Polres Garut, mendatangi langsung ke kediaman Nenek Sitoh untuk menyalurkan santunan tersebut.

Santunan yang diberikan melalui Program Polres Peduli berupa santunan sembako dan uang.

“Sesuai dengan amanat Pak Kapolres melalui Kasat Lantas, mudah-mudahan santunan ini bisa bermanfaat bagi Nenek Sitoh dan keluarganya” ucap H Erlan.

” Semoga Allah SWT, cepat memberikan kesembuhanan terhadap Nenek Sitoh” tuturnya.

” Hatur nuhun pisan pak polisi kanu bantosana, mugi mugi pak polisi ku Allah SWT dipasihan kasalematan, kasehatan sareng diangkat darajatna (terima kasih pak polisi atas bantuannya, semoga pak polisi dikasih keselamatan,kesehatan serta diangkat derajatnya) ucap Titi.

Advertisement