Kehadiran MEA Bisa Jadi Peluang Sekaligus Ancaman

7.234 dilihat
Kehadiran MEA Bisa Jadi Peluang Sekaligus Ancaman
Kehadiran MEA Bisa Jadi Peluang Sekaligus Ancaman

JAKARTA, buanaindonesia.com– Kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 dipandang sebagai peluang sekaligus ancaman bagi sektor pertanian Indonesia. Sebab, MEA memberi kesempatan untuk meningkatkan ekspor, namun di sisi lain dapat mengalahkan komoditas pangan dalam negeri.

Melihat hal tersebut, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Muslim Salam menyarankan pemerintah untuk fokus pada pengembangan komoditas pangan ekspor.

Advertisement

Dalam pandangannya, itu berguna agar Indonesia tidak terus digempur impor bahan pangan pokok.

“Pemerintah harus fokus pada komoditas tertentu yang kita bisa menjadi eksportir, seperti sawit, sapi, produk kelautan. Itu bagian dari keunggulan komparatif Indonesia,” ujar Muslim di Sekretariat DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (6/3).

Muslim mengakui, tidak aneh jika Indonesia harus mengimpor bahan pangan seperti beras. Sebab saat ini infrastruktur pertanian tidak mendukung untuk menciptakan swasembada beras.

“Tidak apa-apa impor beras kalau sulit membenahi infrastruktur pertanian. Itu bisa diganti dengan peningkatan ekspor,” ungkap dia.

Untuk itu pemerintah harus fokus mengembangkan komoditas ekspor tersebut. Jika itu dapat dilakukan, maka akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan petani.

“Kalau pemerintah bisa fokus, petani kita bisa sejahtera,” pungkas dia.(mdk)

Advertisement