Dida Garnida Ssi.MBA : Usut Tuntas Pungli BSM

12.191 dilihat
uang tips
uang tips

GARUT, Buanaindonesia.com Maraknya isu terkait permintaan fee oleh oknum-oknum yang mengaku Tim Sukses dari calon anggota dewan untuk DPR RI Hj.Munifah Syanwani dari Partai Demokrat terhadap sekolah sekolah Penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang ada di Kabupaten Garut baik tingkat Sekolah Dasar (SD) , Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menganengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK ) membuat gerah petinggi-petinggi partai yang berlambang Bintang Bersinar tiga ini, Salah satunya Mantan Bendahara Partai Demokrat Dida Garnida Ssi.MBA.

Di depan para awak media yang hadir saat melakukan pertemuan di Desa Cigawir Kecamatan Selawi Jumat (14/03/14),Dida Garnida yang juga sebagai Sekjen Suara Bangsa itu sangat emosi ketika mendengar adanya isu pemotongan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang dilakukan beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Garut, apalagi isu tersebut mengaitkan dengan penyetoran ke Tim sukses Calon anggota legislatif dari partainya.

Advertisement

“disini saya nyatakan atas nama partai dan Caleg Hj.Munifah Syanwani, bahwa itu tidak benar,”ujar Dida.
Dinyatakan Dida, dalam perbincangannya Dengan Hj,Munifah Syanwani belum lama ini, Ia mendapat penjelasan bahwa beliau (Munifah) menjadi korban dari oknum oknum yang mengatasnamakan tim sukses dengan meminta fee kepada sekolah, padahal Ia sama sekali tidak pernah menyarankan untuk melakukan itu terhadap tim suksesnya,”kasian Ia jadi korban ulah oknum oknum yang tidak bertanggungjawab,”katanya.

“Dalam situasi seperti ini, kami sangat riskan untuk melakukan tindakan yang sangat tidak pro rakyat tersebut, meski diakui bahwa Bantuan Siswa Miskin yang sekarang digulirkan di seluruh Indonesia ini merupakan program yang di usung oleh partai Demokrat melalui Pemerintah pusat,tetapi tidak ada sedikitpun niat partainya untuk dijadikan ajang pungli atas bantuan itu, apalagi ini untuk masyarakat dan kemajuan pendidikan,”tambah Nya.

Untuk mengantisipasi kejadian ini, Dida berharap kepada para kepala sekolah yang mendapatkan bantuan serta didatangi oleh oknum-oknum yang mengaku sebagai pengusung program tersebut untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib atau melaporkan kepada DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut, selain itu Dida meminta kepada aparat hukum yang ada di Kabupaten garut segera mengusut tuntas kasus ini. “agar tidak menjadi polimik di masyarakat terutama citra partai kami,”pungkas nya(deden)

Advertisement