Hendak Beraksi, Begal Motor Nyaris Tewas Digebuki Massa

7.989 dilihat
Dua Tersangka Begal

PALEMBANG, Buanaindonesia.com-Warga Jalan S Prawiro, Kelurahan Lebong Siarang, Kecamatan Sukarami, Palembang, dini hari tadi dihebohkan dengan ulah kawanan begal, Jumali (25) dan Alfi Syahril (17) yang hendak membegal pengendara motor. Saat ditangkap, keduanya justru mengaku baru saja dibegal orang.

Warga yang curiga, menginterogasi pelaku. Ternyata, keduanya menipu warga karena bawaan mabuk. Aroma minuman keras jenis tuak masih tercium dari mulut keduanya. Emosi, warga menggebuki mereka hingga nyaris tewas. Kemudian, pelaku yang tinggal bertetangga di Komplek Perumdam, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, itu dibawa ke kantor polisi.

Advertisement

Masih pengaruh tuak, tersangka Jumali membantah jika dituduh akan membegal. Saat itu, mereka baru saja pulang pesta tuak di rumah temannya. Dalam perjalanan, mereka terpaksa menghentikan sepeda motor yang dikendarai karena diteriaki korban sebagai begal motor.

Tak terima, tersangka mengambil pisau dan menusukkan ke arah korban. Korban mengelak sehingga pisau itu hanya mengenai tangan korban.

“Kami yang jadi korban begal. Kok kami yang diteriaki begal dan digebuki orang. kami memang lagi mabuk,” ungkap tersangka Jumali di Mapolsek Sukarami Palembang, Selasa (19/5).

Namun, pernyataan kedua tersangka dibantah keras oleh korban bernama Andi. Menurut Andi, kedua tersangka menghentikan motornya dan langsung menusukkan pisau ke arahnya. Tersangka berusaha mengambil sepeda motornya. Korban langsung berteriak sehingga membuat warga keluar rumah dan menggebuki tersangka.

“Mereka (tersangka) kayaknya tidak sadar karena masih mabuk. Cium saja mulutnya masih bau tuak,” ujarnya.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah mengungkapkan, meskipun keduanya membantah, namun pihaknya tetap akan memproses kedua tersangka sesuai dengan hukum. Bisa saja keterangan tersangka hanya akal-akalan belaka. Sebab, saat diamankan keduanya masih dalam keadaan mabuk.

“Korban luka di telapak tangan usai menangkis pisau tersangka. Motor dan pisau tersangka dijadikan barang bukti,” pungkasnya. (Erwan – Wardoyo)

Advertisement