Ketua PWI TUBABA Apresiasi Pernyataan Kadiskominfo

11.821 dilihat
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulang Bawang Barat Edi Zulkarnain

BUANAINDONESIA.CO.ID, TUBABA – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulang Bawang Barat Edi Zulkarnain, mengapresiasi pernyataan Kadis Komunikasi dan Informatika Fajril Hikmah, yang meminta wartawan dapat profesional dalam menyajikan berita di media massa. Sehingga dapat menciptakan situasi yang kondusif di Masyarakat. 

Menanggapi pernyataan tersebut Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini, mendorong semua wartawan yang biasa bekerja di Kabupaten tersebut untuk lebih peka terhadap isu di wilayah kerja ‘Bumi Ragem Say Mangi Waway’ supaya bisa menyajikan berita yang lebih berimbang.

Advertisement

“Seorang wartawan harus peka terhadap isu yang berkembang agar pemberitaan yang disajikan tersebut lebih berimbang tidak terjebak ke dalam SARA dan juga propaganda (hoax),” kata Edi Zulkarnain, yang geram memdengar beredarnya informasi hoax, Kamis (09/10/2017).

Ia menjelaskan hoax bukanlah produk jurnalistik, karena kode etik jurnalistik yang menjadi pegangan PWI dengan tegas melarang wartawan membuat dan menyebarkan berita sepihak tidak sesuai fakta. Untuk itu ia meminta Masyarakat harus jeli. karena hoax sering dibuat menyerupai berita di media massa pada umumnya, namun hoax berisi berita bohong, provokatif dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

“Sebelum membuat sebuah berita harus di telusuri dulu ke akar permasalahan informasi yang akan di diterbitkan. Serta konfirmasi ke narsumber yang bersangkutan, pemberitaan harus berimbang, jurnalist jangan menyajikan informasi yang belum tentu kebenaranya. Tentunya tidak sembarangan dinas instansi melakukan kesalahan, dengan membuat kegiatan yang tidak ada atau fiktif,” pintanya.

Terkait hal itu tentunya kata Edi, sangat tidak masuk akal sehat di era pengawasan yang ketat saat ink, namun, tentunya kita selaku manusia tidak pernah luput dari salah dan khilaf. Pemerintah bisa saja salah dan rekan-rekan pers bisa juga salah, artinya semua bisa saja kondusif jika kita memiliki niat yang baik.

Lebih jauh Edi menegaskan, menjadi seorang wartawan harus profesional, selama ini menurutnya, ia tidak pernah mengintervensi wartawan yang bertugas di kabupaten berjuluk Bumi Ragem Say Mangi Waway ini. “Saya selaku Ketua PWI, tidak pernah mengintervensi kawan-kawan seprofesi. Tapi, ini mengingatkan ketika membuat berita agar menyajikan dengan berimbang sesuai dengan fakta yang ada dilapangan,” tandas Edi.

Advertisement