BANYUASIN, Buana Indonesia– Beberapa bulan terakhir wilayah kecamatan Betung kabupaten Banyuasin sering mengalami kemacetan dan rawan kecelakaan.
Pantauan Media ini, saat jam-jam sibuk mulai dari sedompo kelurahan Betung (jalur Jambi), simpang tiga kelurahan Betung (jalur Sekayu), sampai dengan terminal type A Kecamatan Betung sering mengalami kemacetan. Bayangkan, untuk mencapai jarak 5 kilo meter terkadang memakan waktu 30-60 menit lamanya.
Selain karena ruas jalan yang tidak memadai akibat tingginya tingkat pengguna jalan, kemacetan diduga juga karena tidak berfungsinya traffic light (lampu merah) yang ada disimpang segitiga dalam kecamatan Betung, hingga kendaraan yang berada dari jalur Jambi dan jalur Sekayu terkadang saling mendahului, tanpa memikirkan bahaya yang akan terjadi.
Kerusakan traffic light disimpang tiga kecamatan Betung tersebut sudah bertahun-tahun lamanya, hingga kini tidak berfungsi lagi dan terkesan dibiarkan begitu saja oleh pihak instansi terkait tanpa ada manfaat. Kedepan hal ini tentunya harus jadi perhatian serius pemerintah.
Marwan (43), warga kelurahan Betung saat dikonfirmasi mengharapkan agar pemerintah dapat mengusahakan pemasangan traffic light dijalur-jalur yang berbahaya dan rawan kemacetan dalam kecamatan Betung, “melihat kondisi saat ini, sepertinya kecamatan Betung sudah layak untuk dipasang lampu merah, hal ini diharapkan untuk meminimalisir kemacetan dan kecelakaan” ungkap Marwan.
Senada juga dikatakan Mardian, tokoh pemuda kecamatan Betung, tidak adanya traffic light menjadi salah satu biang kemacetan dalam wilayah kecamatan Betung. “untuk mengatasi kondisi rawan macet yang terjadi akhir-akhir ini, pemerintah hendaknya dapat menganggarkan Traffic light didaerah daerah yang dianggap menjadi titik kerawanan, setidaknya traffic light tersebut ditempatkan seperti di simpang segitiga kecamatan Betung, simpang pasar pagi Betung, yang kami anggap rawan akan kemacetan dan kecelakaan” aku Mardian.
”Setiap menitnya puluhan kendaraan yang melintas. Intensitas kendaraan setiap hari bertambah, sedangkan luas jalan belum ada pelebaran, Ini yang jadi penyebab macet,” katanya. Karena itu dibutuhkan traffic light guna mengurai kemacetan di titik-titik rawan agar kendaraan tidak saling serobot. Imbuh Mardian. (bi)







