Promosi Produk Unggulan Muba Ke Jerman Dianggap Mubazir

7.841 dilihat

Muba, Buana Indonesia – Pemkab Muba melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Musi Banyuasin (Muba) direncanakan akan mengikuti program promosi produk unggulan di  Berlin Jerman dengan menelan biaya sebesar Rp 950 Juta.

Rencana promosi yang akan dilangsungkan di Jerman tersebut mengundang berbagai pro dan kontra, karena ajang tersebut dianggap mubazir, sehingga tidak patut untuk diikuti. Bahkan kesan lain muncul  hanya untuk jalan-jalan dan menghambur-hambur uang APBD Muba saja.

Advertisement

 “Banyak program secara langsung yang dapat menyentuh masyarakat, bukan wisata keluar negeri dengan dalih promosi untuk melegalkan penggunaan uang rakyat,” ungkap Damsi Ucin SH anggota  Komisi III DPRD Muba.

Sebenarnya kata Damsi Ucin SH, banyak cara lain promosi produk dengan biaya murah yang tidak semestinya menghabiskan uang rakyat sebesar Rp 950 juta dengan menggunakan tekhnik informatika seperti membuat iklan di internet yang setiap negara  bisa mengetahuinya bukan hanya negara Jerman saja. Dan juga bila ada keinginan untuk mengembangkan semua produk baik migas maupun kerajinan masyarakat lainnya bisa dikemas dengan menjadi tuan rumah promosi produk dengan cara mengundang investor luar negeri dan investor dalam negeri.

 Secara otomatis menurut Damsi Ucin, langkah tersebut dapat memberikan keutungan besar bagi masyarakat dan bagi Kabupaten Muba itu sendiri.

Sementara itu, menurut Edi, Sekretaris Komisi II mitra Dinas Perindustrian Dan Perdagangan mengungkapkan, pada saat dilakukan pembahasan ditingkat komisi, program promosi produk tersebut sudah menuai kontroversi dikalangan legislatif. Namun walaupun menuai protes, pengajuan dana tetap diusulkan ke Badan Anggaran DPRD. Dan ternyata Banggar mengesahkan alokasi dana yang diajukan Disperindag, kemungkinan hal itu dilakukan karena banyak manfaat yang dapat dihasilkan dari promo produk tersebut buat menarik investor datang ke Kabupaten Muba.

Lain halnya dengan Ir Uzer Efendi, Ketua DPRD Muba sekaligus selaku ketua Banggar saat dimintai keterangan perihal dana keberangkatan Disperindag ke negara Berlin Jerman menjelaskan, pada saat pembahasan di Banggar dirinya tidak memimpin rapsekaligus sebagai ketua banggar, dan hal itu belum diketahuinya secara detail karena pada saat pembahasan dirinya sibuk mengikuti kegiatan Bupati. Untuk lebih akurat, supaya dikonfirmasikan ke komisi II selaku mitra Disperindag, karena pembahasannya terlebih dahulu dibahas di komisi baru disahkan bandan anggaran.

“Perihal persetujuan dana promosi disperindag dibadan anggaran saya belum mengetahui secara detail, sebab saat pembahasan  saya banyak mengikuti jadwal kegiatan Bupati. Coba hubungi komisi II dan wakil ketua banggar yang bisa memberikan penjelasan,” ungkap Ir Uzer Efendi.

Sementara Bupati Muba H Pahri Azhari  ketika dihubungi secara terpisah membenarkan, kalau dirinya akan ikut bertolak ke Jerman dalam rangka promosi produk unggulan di Jerman.

“Kegiatan promosi itu kesempatan bagi Pemkab Muba untuk lebih mengenalkan Kabupaten Muba pada dunia internasional, apalagi  Kabupaten Muba statusnya di undang, bukan sengaja mengikuti  acara tersebut,’’ jelas Pahri .(bi)

Advertisement