BANYUASIN, Buana Indonesia- Bupati Banyuasin Amiruddin Inoed kemarin (17/1) meresmikan Jembatan Tri Tunggal, Desa Bentayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, dengan panjang 150 meter dan lebar 7 meter.”Dengan diresmikan jembatan ini, dapat mempermudahkan akses warga sekitar untuk beraktifitas,”ujarnya ketika ditemui usai meresmikan jembatan tersebut.
Masih kata Inoed, diharapkan dengan adanya jembatan ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar, dimana di daerah tungkal ilir merupakan penghasil sawit, karet dan hasil gas.”Jadi hasil tersebut dapat dibawa keluar, untuk dijual,”jelasnya menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga jembatan itu.
Suroharjo, camat Tungkal Ilir mengatakan dengan diresmikan jembatan ini, maka impian masyarakat sudah menjadi kenyataan.”Sudah jadi kenyataan, dimana masyarakat sudah bertahun-tahun mendambakan jembatan,”tukasnya seraya menambahkan masyarakat antusias dan gembira dengan adanya jembatan tersebut.
Selama ini sebelum adanya jembatan tersebut, warga kesulitan untuk beraktifitas apalagi menjual hasil bumi dari desa mereka.
Kepala Dinas PU Bina Marga, M Syahrial ketika dikonfirmasi menjelaskan dengan selesai pembangunan jembatan ini, maka daerah tungkal ilir tidak akan terisolir lagi.”Jika tidak lagi terisolir, dimana hasil bumi angkut keluar,”ungkapnya.
Pembangunan jembatan dengan panjang 150 meter dan lebar 7 meter ini, merupakan usaha dari Pemkab melalui Bupati Banyuasin.”Ini berkat Bupati Banyuasin,”jelasnya.
Lebih lanjut, Syahrial mengungkapkan pembangunan jembatan ini berlangsung selama lima tahun yaitu mulai pada tahun 2007 – 2012.”Lima tahun lamanya pembangunan jembatan ini, dan menghabiskan dana sebesar 38 milyar, baik itu dari dana APBD Kabupaten Banyuasin dan dana alokasi khusus dari pemerintah pusat,”pungkasnya.(Mbi)







