MUSI BANYUASIN, buanaindonesia.com- sejumlah pelanggan dibeberapa desa dikecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan mengeluhkan terhadap pemadaman listrik yang kerap terjadi didaerahnya dalam beberapa bulam terakhir, akibatnya sejumlah alat-alat electronik banyak yang rusak
Eca (29) slh seorang ibu rumah tanga kecamatan Sungai Lilin baru-baru ini mengaku resah dengan adanya pemadaman listyrik yang kerap terjadi didaerahnya dalam beberapa bulan terakhir ini” dalam satu hari listrik didaerah kami ini bisa berkali-kali hidup mati, dan kondisi seperti ini sudah kerap terjadi”kata eca
Menurut Eca akibat sering terjadi pemadaman seperti itu banyak peralatan elektronik warga seperti tivi kulkas dan lain-lain mengalami kerusakan “Anehnya pihak PLN sepertinya terkesan tidak pernah mau menyelesaikan persoalan ini, Buktinya dari dulu kondisinya seperti ini.”keluhnya.
Masih dikatakan Eca Warga di beberapa desa kecamatan sungai lilin tersebut sudah merasa jenuh dengan keadaan listrik yang selalu byar pet ini” entah sampai kapan harus hidup dgn kondisi listrik yg sprti in pk, rasanya kami sudah jenuh pak”ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan taufik (’50’) warga Sungai liilin lainya. Bahwa Masyarakat sungai lilin sudah merasa jenuh dengan kondisi listrik yang selalu byar pet itu, Ia menambahkan bahwa pelayanan PLN dikecamatan sungai lilin ini dinilai kurang memuaskan”setiap hari bisa brkali-kali listrik dikecamatan ini hidup dan mati “kami heran Kabupaten musi banyuasin in hsil buminya mlimpah APBD nya 2,3 triliun ‘tapi hanya utk prsoalan listrik saja sampai saat ini belum bisa teratasi.”keluhnya.
Dirinya berharap kepada pemerintah daerah agar ikut menanggulangi terhadap keluhan warga sungai lilin ini “kepada pk bupati musi banyuasin kami berharap jgn cuma duduk dikantor melainkan harus turun kelapangan untuk meliat & mendengar langsung keluhan warga masyarakatnya disini, sehingga bisa memberikan solusi terhadap keluhan warga sungai lilin ini” sambungnya
Sementara itu pihak PT PLN Kecamatan Sungai lilin sambai berita ini diturunkan belum berhasil ditemui, begitu juga dengan Bupati Musi Banyuasin.






