BANYUASIN, Buanaindonesia.com– Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan pemerintah Kabupaten Banyuasin akui sebagian dana koperasi tahun 2013 ini banyak tersedot untuk pembiayaan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) saat Menjawab pertanyaan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kendal Jawa Tengah.
Hal itu diuraikan Kadis Koperindag Pemkab Banyuasin di ruang rapat Bupati pada Rabu (26/6). saat menjawab beberapa pertanyaan Anggota Komosi B ( DPRD) Kabupaten Kendal, Tardi, tentang seputaran perkembangan pengelolaan Koperasi di Kabupaten Banyuasin. Dia menjelaskan, Koperasi yang ada di Kabupaten Banyuasin ini berjumlah 321, yang aktif hanya 60 persen .” Koperasi yang ada di Kabupaten Banyuasin hanya 60 persen yang aktif, sedangkan 40 persen lagi tidak aktif, karena banyak dananya tersedot Pilkada, ujarnya.
Akibat dari itulah ada sebanyak 40 persen koperasi di Banyuasin ini dapat dibilang kurang efektik operasionalnya, namun demikian pihaknya tetap akan berusaha untuk melakukan pembinaan agar bisa kembali bangkit. Sebab Koperesi kita sebanyak itu banyak juga dari warisan Kabupaten Musi banyuasin, tambahnya.
Usai menghadiri rapat tersebut Kadis Koperindag Ir Hj Anna Suzana saat hendak diminta konfirmasinya enggan berkomentar lalu dihubungi ponselnya yang ada aktif tidak diangkat kemudian diminta kirim dengan pesan singkat SMS pun hingga berita ini diterbitkan masih saja tetap tidak dibalasnya.(jns)







