Jabatan Kabag Humas Dibanyuasin Kosong

8.810 dilihat

BANYUASIN, Buana Indonesia- Jabatan Kepala Bagian Humas Dan Protokol Kabupaten Banyuasin saat ini kosong, Kabag Humas yang semula diduduki Sarif kini kosong karna diangkat menjadi seketeris dinas (Sekdis) Dinas Perikanan dan Kelautan. Proses pelantikan Empat pejabat yang dilakukan diruang Sekretaris daerah belum lama ini berlangsung cepat dan hanya dihadiri beberapa pejabat Setda Banyuasin saja,

Empat jabatan yang diganti. Antara lain Kepala. Bagian Humas, Kepalasubbagian, Informasi dan Telekomunikasi Setda Humas yang sebelumnya dijabat oleh Andi Wijaya diganti oleh Robby Sandes yang menjabat Kasi LPSE setda Banyuasin. Lalu,jabatan Sekdis Perikanan dan Kelautan Prayono dipindahkan ke staff Setda Banyuasin. Sementara Andi Wijaya dipercaya menjadi ajudan Bupati Banyuasin.

Advertisement

Seketaris Daerah (Sekdis) Banyuasin, Firmansyah diruang kerjannya mengatakan bahwa proses pergantian merupakan bagian untuk memaksimalkan kinerja kepegawaian.

Dikatakannya Ada beberapa jabatan kosong yang mendesak untuk dilakukan pengisian tapi terdapat juga promosi pada pegawai, “Ini pelantikkan pegawai biasa,beberapa jabatan masih perlu pengisian dan ada yang promosi,”katanya kemarin.

Untuk jabatan Kabag Humas, dia mengatakan jika proses pergantian jabatan menjadi hak reprogratif dari Kepala Daerah. Untuk itu,dirinya belum dapat memastikan kapan akan dilakukan proses pelantikkan pegawai selanjutnya. “Ya nantilah,itu hak bupati. Sekarang saya yang lantik,karena Bupati lagi persiapan Safari Ramadhan,”tukasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Meldi Sartono mengatakan pergantian pejabat menjadi hak Bupati dengan badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan. Mesti sebulan lagi proses pelantikkan kepala daerah,Bupati Banyuasin masih memiliki hak untuk melakukan pergantian jabatan, “Ya boleh-boleh sajalah,kan masih Bupati yang punya haknya,”katanya.

Dia mengatakan,beberapa jabatan di Pemkab Banyuasin masih kosong diantaranya Camat Suak Tapeh. Namun memang untuk mengisi jabatan tersebut diperlukan proses pembahasan antara kepala daerah dan badan pertimbangannya.

“Belom tahu kapan lagi pelantikkan. Tapi memang beberapa jabatan pegawai masih kosong” tukasnya

Advertisement