BANYUASIN, Buana Indonesia- Salah satu oknum pejabat Bpad (Badan perpustakaan dan Arda) Kabuopaten Banyuasin berinisial Ar diduga halangi tugas wartawan saat meliput dikantor itu. guna mencari informasi dan keterangan tentang kebenaran informasi yang diperoleh dilapangan mengenai penggunaan anggaran tahun 2012 di badan Perpustakaan tersebut yang diduga terjadi marup senin (22/07).
Diduga dengan Bermacam alasan dilontarkan oleh oknum tersebut guna mengalihkan pembicaraan saat dikonfirmasi . Ar malah balik bertanya mengenai legalitas dari wartawan, ia meminta wartawan menunjukan semua data diri, id cart, beserta surat tugas Bahkan arwin sempat memfoto wartawan.
Ketika wartawan mencoba kembali untuk meminta data berikut berkas-berkasnya Ia mengatakan bahwa semua berkas yang dibutuhkan berada diruangan terkunci “berkasnya ada di dalam ruangan, dan ruangannya terkunci” kata arwin sembari mengalihkan perhatian dengan kata-kata apa harus kita bongkar
Sembari Bernada mendesak arwin menawarkan untuk merusak pintu tersebut “apa harus kita bongkar pintunya, atau kita dobrak, lalu kita ambil berkasnya” kata Arwin
Arwin menekankan agar kembali lagi besok “yang memegang kuncinya hari ini tidak masuk, sebaiknya besok saja” tukasnya (jns)







