Pagar Perkantoran Baru Pemkab OI Blm Diperbaiki

10.701 dilihat

pagar komplek perkantoranOGAN ILIR, buanaIndonesia.com- Pagar Dam didua titik dilingkungan perkantoran baru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir yang berada di Desa Tanjung Senai, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir kondisinya nyaris ambruk, hal ini diduga karna pagar dam tak kuat menahan tanah yang baru saja ditimbun.

Pantauan BuanaIndonesia,com sepanjang 16 meter pagar perkantoran terlihat bergeser dengan tingkat kemiringan sekitar 50 Cm. Selain berada di depan pendopoan rumah dinas Bupati Ogan Ilir baru, pagar yang nyaris ambruk juga berada di depan masjid raya nan megah diperkantoran terpadu.

Advertisement

Menurut penuturan pekerja. Yg jati dirinya takmau disebutkan di perkantoran terpadu menyebutkan kalau bergesernya pagar perkantoran itu sudah terjadi sejak dua pekan lalu. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki.

Sementara sebagian besi pagar dam yang terlihat menjorok ke bawah saat ini sudah dipotong guna menghindarkan ambruknya pagar perkantoran yang lebih meluas lagi.

“Ya, sudah lebih dari 10 hari lalu pagar ini dalam keadaan miring. Sampai saat ini kami belum tahu apakah akan dibongkar lagi atau bagaimana. Sebab sampai saat ini kami masih menunggu petunjuk dari atasan,”kata Adi, salah satu pekerja di perkanrtoran Pemkab Ogan Ilir, kemarin.

Menurut dia, dari awal memang sebelum membuat pagar dam diupayakan ada penahan agar pagar dikemudian hari tidak mengalami terbis akibat menahan pergeseran tanah. Sebab tanah di wilayah perkantoran ini merupakan tanah timbunan yang kondisinya bisa berubah.

Dia melanjutkan kalau miringnya pagar bukan saja berada di depan pendopoan rumah dinas Bupati Ogan Ilir, melainkan pula berada di depan masjid perkantoran.

“Bayangkan saja tinggi pagar saja sekitar lima meter dengan panjang 16 meter. Jika tidak dipasang penahan dikhawatirkan pagar akan ambruk seketika akibat factor cuaca dan pergeseran tanah. Ya, jika ditotal kan panjang keliling pagar perkantoran ini hingga beberapa kilometer,”katanya.

Menyikapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Program, Prasarana dan Tata Lingkungan, Andi Marbayu menjelaskan pihaknya akan segera menerjunkan tim untuk mengecek kebenaran adanya informasi itu.

“Nanti kami akan cek ke lapangan dan memberitahukan kepada pimpinan dan akan melakukan koordinasi kepada pihak terkait ,”tutur Andi (mie)

Advertisement