28 Pedagang Tanjung Raja Segera Direlokasi

9.070 dilihat

12-penertiban-(1)OGAN ILIR, buanaIndonesia.com- Badan Pengelolaan Pasar Ogan Ilir mencatat sekitar 28 pedagang di Pasar Tanjung Raja yang akan segera direlokasi ke tengah pasar dan dekat telkom Pasar Tanjung Raja. Upaya relokasi dimaksudkan untuk menata Pasar Tanjung Raja lebih baik lagi, bersih dan indah.

“Awalnya memang ada sedikit masalah. Namun setelah diberikan penjelasan akhirnya pedagang mau menerima relokasi itu,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pasar Ogan Ilir, Samrowi, kamis (26/12/13).

Advertisement

Saat ini, kata dia, pembangunan sebanyak 28 petak untuk berjualan pedagang masih terus dilanjutkan dan diprediksikan pembangunan petak itu dapat selesai sehingga dapat digunakan pedagang per Januari mendatang.

Selama ini, kata Samrowi, kondisi Pasar Tanjung Raja benar-benar begitu mengkhawatirkan. Disamping buruknya penataan bangunan, juga aspek kebersihan belum menjadi perhatian khusus.

“Makanya dengan adanya relokasi ini penataan bangunan atau petak pedagang menjadi lebih jelas dan terarah. Kesannya terlihat rapi,”ujarnya.

Dia juga berharap kepada pedagang maupun masyarakat disekitar Pasar Tanjung Raja untuk bersama-sama menjaga  kebersihan pasar demi terwujudnya lingkungan yang asri dan indah.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Ogan Ilir, Muhammad Ridho menyatakan permasalahan di Pasar Tanjung Raja itu memang begitu komplek dan ini perlu ditangani serius oleh pemerintah.

“Misalkan saja masalah kebersihan, tata letak bangunan dan lainnya. Jika dikelola dengan baik, kami yakin Pasar Tanjung Raja ini akan terlihat indah dan enak dipandang mata,”tuturnya.

Disamping itu, lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ogan Ilir ini, pihaknya juga meminta Badan Pengelolaan Pasar untuk dapat melakukan pembenahan kinerja UPTD Pasar Tanjung Raja agar lebih maksimal.

“Seperti terjadinya kekosongan petugas security di UPTD Pasar Tanjung Raja. Seharusnya kekosongan itu segera diisi. Manajemen UPTD inilah yang mengkoordinir pengelolaan pasar seperti masalah kebersihan, dan lainnya,”jelasnya.(Mie)

Advertisement